11 WBP Diusulkan Asimilasi di Rumah dalam Sidang TPP LPP Ambon

11 WBP Diusulkan Asimilasi di Rumah dalam Sidang TPP LPP Ambon

Ambon, INFO_PAS - Sebanyak 11 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)Perempuan Kelas III Ambon tampak memenuhi ruang kunjungan, Senin (24/1). Mereka merupakan WBP yang diusulkan menerima Asimilasi di rumah dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Lapas Perempuam Ambon.

Sidang TPP tersebut dihadiri jajaran struktural Lapas Perempuan Ambon, Wali Pemasyarakatan, dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Ambon. Selaku Ketua Sidang TPP, Wa Otje menyampaikan kepada WBP untuk selalu menaati aturan di Lapas dan ikuti pembinaan dengan baik.

"Semua WBP yang kami usulkan sudah memenuhi syarat, tinggal mendengar masukan dari anggota Sidang TPP yang hadir untuk diajukan kepada Kepala Lapas guna mendapatkan rekomendasi," terang Wa Ode.

Salah satu WBP, TS, berterima kasih atas program pemerintah yang memberikan mereka kesempatan menjalani Asimilasi di rumah. “Semoga kami dapat menjalaninya dengan baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama maupun membuat kesalahan baru,” ungkapnya.

Mewakili Bapas Ambon, Marthina Solilit selaku Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa yang hadir beserta delapan PK dan dua Asisten PK meminta WBP yang diusulkan Asimilasi di rumah agar mematuhi tata tertib di Lapas, wajib mengikuti pembinaan dengan baik, berkelakuan baik, dan tetap menjaga sikap selama proses pengusulan karena hal tersebut berdampak dalam penundaan pengusulan program Asimilasi.

"Ibu-Ibu sekalian harus betul-betul menjaga sikap dan perilaku. Jangan sampai melakukan pelanggaran karena program Asimilasinya bisa ditunda," pesan Marthina seraya mengingatkan nantinya WBP yang menjadi Klien Bapas Ambon wajib melapor atau melakukan absen kepada PK masing-masing dan tidak sampai melakukan perbuatan melanggar hukum. 

Ia juga meminta seluruh PK yang mengikuti Sidang TPP, selain membahas persiapan pengusulan Asimilasi di rumah, juga wajib berkoordinasi dengan pihak Lapas mengenai evaluasi pelaksanaan program yang melibatkan kedua belah pihak, seperti pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), pembinaan, dan pembimbingan bagi WBP/Klien Pemasyarakatan. “Segera tindaklanjuti hasil Sidang TPP ini, salah satu penyelesaian pengambilan data Litmas dan laporan untuk sesegera mungkin diselesaikan paling lambat tiga hari kerja. Ketepatan waktu dalam penyelesaian Litmas sangat berpengaruh dalam proses pengusulan Asimilasi di rumah bagi WBP,” tegas Marthina. (IR)

 

 

 

Kontributor: LPP Ambon, Bapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0