28 Petugas Lapas Gunung Sugih Tingkatkan Kompetensi Lewat Pelatihan Metode e-Learning

Gunung Sugih, INFO_PAS – Sebanyak 28 petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sugih terdaftar untuk mengikuti pelatihan dengan metode e-learning bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Gelombang XI. Demikian ditegaskan Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani, saat memonitor langsung pelaksanaan pelatihan e-learning di ruang rapat lapas, Senin (15/7). Ia mengatakan pelatihan ini akan diadakan selama lebih kurang dua minggu hingga Sabtu (27/7) mendatang untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan kompetensi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM dalam bidang Reformasi Birokrasi dan Administrasi Perkantoran Tingkat Dasar sehingga terciptanya pelayanan publik yang profesional dan berkualitas sebagaimana telah dijelaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No.5 Tahun 2014 tentang ASN. “Minggu pertama petugas diberi pelatihan tentang Reformasi Birokrasi, kemudian minggu kedua pelatihan Administrasi Perkantoran Tingkat Dasar,â

28 Petugas Lapas Gunung Sugih Tingkatkan Kompetensi Lewat Pelatihan Metode e-Learning
Gunung Sugih, INFO_PAS – Sebanyak 28 petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sugih terdaftar untuk mengikuti pelatihan dengan metode e-learning bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Gelombang XI. Demikian ditegaskan Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani, saat memonitor langsung pelaksanaan pelatihan e-learning di ruang rapat lapas, Senin (15/7). Ia mengatakan pelatihan ini akan diadakan selama lebih kurang dua minggu hingga Sabtu (27/7) mendatang untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan kompetensi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM dalam bidang Reformasi Birokrasi dan Administrasi Perkantoran Tingkat Dasar sehingga terciptanya pelayanan publik yang profesional dan berkualitas sebagaimana telah dijelaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia No.5 Tahun 2014 tentang ASN. “Minggu pertama petugas diberi pelatihan tentang Reformasi Birokrasi, kemudian minggu kedua pelatihan Administrasi Perkantoran Tingkat Dasar,” ujar Syarpani. Lebih lanjut, ia juga menyampaikan petugas yang mengikuti pelatihan dengan metode e-learning secara keseluruhan merupakan petugas yang baru saja bergabung pada Februari 2018 di Lapas Gunung Sugih. “Mereka yang ikut pelatihan merupakan generasi terbaru di lapas ini, angkatan 2017, sehingga besar harapan kami kepada mereka untuk bisa berbuat yang terbaik, mendedikasikan pengetahuan dan keahliannya dengan sungguh-sungguh demi kemajuan Lapas Gunung Sugih,” tambah Syarpani. Sementara itu, Dimas Ferdinan yang merupakan salah satu peserta pelatihan menyampaikan metode e-learning sangat efektif bagi dirinya yang bertugas sebagai penjaga tahanan karena tetap bisa bekerja. “Jika pelatihan diadakan di suatu tempat, bukan dengan metode e-learning, maka jumlah petugas yang saat ini bertugas menjaga 574 orang narapidana akan berkurang dan pengamanan menjadi tidak maksimal. Kalau dengan e-learning, kami bisa ikut pelatihan dimana pun dan kapan pun meski sedang bekerja. Hanya bermodal laptop dan koneksi jaringan saja karena waktu pelatihan juga hanya beberapa jam,” ungkapnya.     Kontributor: Fazri

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0