51 Penghuni Lapas Jalani Tes Urine

GORONTALO – Sebanyak 51 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gorontalo yang terdiri dari warga binaan dan tahanan jaksa kasus narkoba dilakukan pemeriksaan tes urine oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Selasa (19/8). Tes urine ini dilakukan sebagai langkah penyelidikan dalam pengembangan kasus penggunaan maupun peredaran narkoba dan obat terlarang lainnya yang saat ini tengah ditangani oleh pihak BNNP. “Pemeriksaan urine tehadap napi dan tahanan ini dilakukan secara insidentil. Hal ini untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba di Lapas,” jelas Kepala BNNP Gorontalo Hamdan Dumbi. Dia mengaku bahwa kegiatan itu juga merupakan bagian kerjasama dengan Lapas Gorontalo untuk mengetahui adanya peredaran narkoba. Pasalnya, Lapas golongan IIA tersebut pernah menjadi salah satu tempat beredarnya narkoba, beberapa tahun silam. Akhirnya, dari hasil pemeriksan urine terhadap 51 orang yang terdiri dari 46 pria dan 5 wanita ini seluruhn

51 Penghuni Lapas Jalani Tes Urine
GORONTALO – Sebanyak 51 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gorontalo yang terdiri dari warga binaan dan tahanan jaksa kasus narkoba dilakukan pemeriksaan tes urine oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Selasa (19/8). Tes urine ini dilakukan sebagai langkah penyelidikan dalam pengembangan kasus penggunaan maupun peredaran narkoba dan obat terlarang lainnya yang saat ini tengah ditangani oleh pihak BNNP. “Pemeriksaan urine tehadap napi dan tahanan ini dilakukan secara insidentil. Hal ini untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba di Lapas,” jelas Kepala BNNP Gorontalo Hamdan Dumbi. Dia mengaku bahwa kegiatan itu juga merupakan bagian kerjasama dengan Lapas Gorontalo untuk mengetahui adanya peredaran narkoba. Pasalnya, Lapas golongan IIA tersebut pernah menjadi salah satu tempat beredarnya narkoba, beberapa tahun silam. Akhirnya, dari hasil pemeriksan urine terhadap 51 orang yang terdiri dari 46 pria dan 5 wanita ini seluruhnya dinyatakan negatif. Sementara Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Binadik) Lapas Gorontalo Rusdedy mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan petugas BNNP bersama Lapas itu merupakan komitmen dalam memberantas adanya transanksi peredaran narkoba di dalam Lapas Gorontalo. Kegiatan pemeriksaan seperti itu juga, menurut Rusdedy, dilakukan secara rutin tiap bulan kepada seluruh warga binaan. “Jika dalam pemeriksaan ditemukan positif konsumsi narkoba, maka seluruh hak yang harus didapat warga binaan seperti remisi, pembebasan bersyarat, cuti bersyarat akan dicabut dan ditempatkan di sel karantina. Selain itu, jika ada barang bukti, proses hukumnya berjalan,” tegas Rusdedy. (Tr26) Sumber : gorontalopost.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0