8 Warga Binaan Lapas Merauke Bebas Bersyarat

MERAUKE  – Setelah menerima 11 Surat Keputusan (SK) program Pembebasan Bersyarat (PB) dari Direktorat Pemasyarakatan, Lapas Klas IIB Merauke membebaskan sedikitnya 8 orang warga binaan yang berstatus pembebasan bersyarat. Sementara 3 orang lainnya masih menunggu subsider karena masih menjalani hukuman pengganti denda. Kalapas Klas IIB Merauke melalui Kasi Binadik, Viktor Appono mengatakan program pembebasan bersyarat (PB), cuti menjelang bebas (CMB) dan cuti bersyarat (CB) adalah program untuk mengurangi kapasitas warga binaan yang sudah melebihi kapasitas Lapas.
Program-program itu merupakan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI bagi seluruh Lapas di Indonesia. “Karena isi Lapas Klas IIB Merauke saat ini 345 yang terdiri dari narapidana dan tahanan, sedangkan daya tampung hanya 180 orang. Maka dengan harapan kami akan lebih mempercepat bebasnya narap

8 Warga Binaan Lapas Merauke Bebas Bersyarat
MERAUKE  – Setelah menerima 11 Surat Keputusan (SK) program Pembebasan Bersyarat (PB) dari Direktorat Pemasyarakatan, Lapas Klas IIB Merauke membebaskan sedikitnya 8 orang warga binaan yang berstatus pembebasan bersyarat. Sementara 3 orang lainnya masih menunggu subsider karena masih menjalani hukuman pengganti denda. Kalapas Klas IIB Merauke melalui Kasi Binadik, Viktor Appono mengatakan program pembebasan bersyarat (PB), cuti menjelang bebas (CMB) dan cuti bersyarat (CB) adalah program untuk mengurangi kapasitas warga binaan yang sudah melebihi kapasitas Lapas.
Program-program itu merupakan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI bagi seluruh Lapas di Indonesia. “Karena isi Lapas Klas IIB Merauke saat ini 345 yang terdiri dari narapidana dan tahanan, sedangkan daya tampung hanya 180 orang. Maka dengan harapan kami akan lebih mempercepat bebasnya narapidana apabila sudah memenuhi syarat substantif dan administratif,” kata Appono, Rabu (22/10). Appono menambahkan program pembebasan bersyarat, cuti bersyarat dan cuti menjelang bebas warga binaan sesuai pasal 1 ayat (2) Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor M.01.PK.04-10 tahun 2007 tentang Syarat dan Tata Cara Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat (Permenkumham 01/2007), yaitu proses pembinaan narapidana dan anak pidana di luar Lapas setelah menjalani sekurang-kurangnya dua pertiga masa pidananya, tidak kurang dari minimal 9 bulan.   Sumber: http://bintangpapua.com/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0