Abu Tholut Bebas Bersyarat dari Lapas Semarang

Semarang, INFO_PAS – Narapidana kasus teroris, Abu Tholut, bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Selasa (20/10). Pemilik nama asli Imron Byhaqi ini dipidana karena terlibat aksi pelatihan militer teroris di Aceh. "Abu Tholut tidak bebas murni, melainkan bebas bersyarat dimana Surat Keputusan (SK)-nya sudah disetujui Detasemen Khusus (Densus) 88, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia," jelas Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Semarang, Ari Tris Ochtia Sari. Okta, demikan sapaan akrabnya, menuturkan seharusnya Abu Tholut seharusnya menjalani delapan tahun masa hukuman. “Karena yang bersangkutan selama ditahan berkelakuan baik, rajin mengikuti pembinaan, mengakui NKRI, dan cinta tanah air Indonesia, maka SK tersebut disetujui," ungkap Okta. Selain itu, selama di lapas Abu Tholut juga mengikuti program deradikalisasi yang dilakukan oleh BNPT dan Lapas Semarang. "Dari pen

Abu Tholut Bebas Bersyarat dari Lapas Semarang
Semarang, INFO_PAS – Narapidana kasus teroris, Abu Tholut, bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Selasa (20/10). Pemilik nama asli Imron Byhaqi ini dipidana karena terlibat aksi pelatihan militer teroris di Aceh. "Abu Tholut tidak bebas murni, melainkan bebas bersyarat dimana Surat Keputusan (SK)-nya sudah disetujui Detasemen Khusus (Densus) 88, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia," jelas Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Semarang, Ari Tris Ochtia Sari. Okta, demikan sapaan akrabnya, menuturkan seharusnya Abu Tholut seharusnya menjalani delapan tahun masa hukuman. “Karena yang bersangkutan selama ditahan berkelakuan baik, rajin mengikuti pembinaan, mengakui NKRI, dan cinta tanah air Indonesia, maka SK tersebut disetujui," ungkap Okta. Selain itu, selama di lapas Abu Tholut juga mengikuti program deradikalisasi yang dilakukan oleh BNPT dan Lapas Semarang. "Dari penilaian program deradikalisasi dan assesment resiko yang dilakukan oleh asessor lapas, pola pikir teroris yang bersangkutan sudah berubah sehingga BNPT pun menyetujui bebas bersyarat," lanjutnya. Setelah bebas bersyarat, Abu Tholut masih dikenakan wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan Pati selaku pengawas selama yang bersangkutan menjalani bebas bersyarat, yakni setiap satu minggu hingga satu bulan sekali. Sebagaimana diketahui, Abu Tholut merupakan residivis kasus teroris yang bebas pada tahun 2006 di Lapas Cipinang. Usai bebas pada tahun 2009, ia diminta oleh Abu Bakar Baasyir untuk membantu proyek Lintas Tanzim di Aceh bersama Dulmatin. Pada tanggal 10 Desember 2010, aparat menangkap Abu Tholut di rumahnya di Bae Kudus. (IR)   Kontributor: Fajar Sodiq

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0