Banyak Bandar di Balik Bui, Lapas Harus Steril dari HP

JAKARTA - Polisi berhasil meringkus jaringan narkoba internasional. Namun, ternyata pengendali peredaran ini dilakukan di balik jeruji penjara dengan menggunakan telepon genggam. Polisi berharap, Lapas bisa steril dari telepon genggam. "Setiap kita ungkap kasus narkoba apalagi kasus internasioal, 80 persen pasti oknum dari Lapas, seperti Salemba, Cipinang, dan Tangerang," jelas Dir Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nugroho Aji, di Mapolda Metro, Jakarta, Kamis (2/2/2012). Hal ini, kata dia, memudahkan pengendali mencari kurir untuk peredaran narkoba milik mereka. Dengan telepon genggam ini, perekrutan kurir juga makin mudah. "Kalau terputus mereka melakukan perekrutan kurir terus," ujarnya. Kendati demikian, koordinasi yang dilakukan pihak kepolisian terhadap Lapas juga sudah dilakukan. Namun, hasilnya tetap saja ada oknum Napi yang dapat menggunakan telepon genggam de

Banyak Bandar di Balik Bui, Lapas Harus Steril dari HP
JAKARTA - Polisi berhasil meringkus jaringan narkoba internasional. Namun, ternyata pengendali peredaran ini dilakukan di balik jeruji penjara dengan menggunakan telepon genggam. Polisi berharap, Lapas bisa steril dari telepon genggam. "Setiap kita ungkap kasus narkoba apalagi kasus internasioal, 80 persen pasti oknum dari Lapas, seperti Salemba, Cipinang, dan Tangerang," jelas Dir Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nugroho Aji, di Mapolda Metro, Jakarta, Kamis (2/2/2012). Hal ini, kata dia, memudahkan pengendali mencari kurir untuk peredaran narkoba milik mereka. Dengan telepon genggam ini, perekrutan kurir juga makin mudah. "Kalau terputus mereka melakukan perekrutan kurir terus," ujarnya. Kendati demikian, koordinasi yang dilakukan pihak kepolisian terhadap Lapas juga sudah dilakukan. Namun, hasilnya tetap saja ada oknum Napi yang dapat menggunakan telepon genggam dengan bebas. "Kita sering rapat koordinasi, mudah-mudahan ke depan bisa diantisipasi, faktanya memang oknum napi. Tapi tak semua napi, hanya oknum," jelasnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikmawanto mengatakan, perlu pengetatan lagi bagi napi yang memiliki telpon genggam. "Diharapkan diketatkan lagi," tegasnya. Dia juga menegaskan perlu mencontoh rumah tahanan narkoba di Polda Metro Jaya. Rutan Narkoba Polda, kata dia, sangat steril dari telepon genggam. "Di sini (rutan narkoba) Nggak boleh," tegasnya. (teb)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0