Bapas Ambon Terima 18 WBP Asimilasi dari Rutan Ambon

Bapas Ambon Terima 18 WBP Asimilasi dari Rutan Ambon

Ambon, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Ambon kembali menerima 18 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) program Asimilasi rumah dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ambon, Senin (26/7). Kegiatan Penerimaan WBP dari Rutan Ambon ini sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 24 Tahun 2021 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, dan Cuti Bersyarat Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Penanggulangan dan Pencegahan penularan COVID-19.

Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Fifi Firda, berpesan kepada WBP yang mendapatkan program Asimilasi rumah ini agar selalu menjaga sikap dan tingkah laku selama berada di luar. Ia ingin mereka memaanfaatkan momen ini untuk berkumpul bersama keluarga, sebab jika kedapatan berbuat tindakan yang melanggar hukum, maka semua hak-haknya akan dicabut dan diproses sesuai perbuatannya.

“Saya berharap pihak keluarga dapat menjaga anggota keluarganya yang sedang menjalani Asimilasi di rumah ini dengan baik, gunakan dan manfaatkan program dari pemerintah dengan sebaik mungkin, ujar Fifi.

Proses penerimaan WBP ini diterima langsung oleh Kepala Bapas (Kabapas) Ambon, Aminah Kilkoda, beserta pejabat struktural serta seluruh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dan Asisten PK (APK) di halaman Bapas Ambon. WBP melapor kepada PK/APK masing-masing serta melakukan registrasi ulang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kabapas Ambon dalam arahannya menjelaskan tentang kewajiban WBP selama menjalani program Asimilasi rumah. WBP diwajibkan untuk mentaati hukum, tidak berulah selama menjalani Asimilasi, wajib mengikuti semua program pembimbingan dan pengawasan dari PK Bapas, wajib melengkapi berkas-berkas administrasi sebagai salah satu prosedur untuk mendapatkan program Asimilasi rumah, dan wajib melapor kepada PK masing-masing minimal seminggu sekali.

“Saudara-saudara patut bersyukur pada Tuhan, karna saudara yang sudah menjalani masa pidana kurang lebih 1/2  dari masa pidananya memenuhi syarat untuk mendapatkan program Asimilasi di rumah,” ucap Aminah.

Lebih lanjut, dikatakan Aminah bahwa pemerintah mengeluarkan Permenkumham ini semata-mata bertujuan untuk menanggulangi dan mencegah penularan COVID-19 di dalam Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan.

“Kalian beruntung dapat Asimilasi rumah. Jadi, pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kalian di luar bukan berarti kalian bebas murni, belum selesai. Memang kalian sudah tidak lagi dalam pengawasan petugas dari Rutan Ambon, tapi kalian selama menjalani masa Asimilasi rumah dalam pengawasan PK Bapas Ambon,” imbau Kabapas.

Aminah menegaskan kembali bahwa WBP yang mengikuti program Asimilasi rumah belum sampai pada tahap Reintegrasi yang menentukan layak atau tidaknya mereka untuk diberikan Pembebasan Bersyarat. Ia juga berpesan agar seluruh WBP menjaga kesehatan dan mengikuti protokol yang berlaku.

“Semuanya tergantung sikap dan tingkah laku kalian selama di luar. Jangan berulah, ikuti aturan yang ditetapkan PK Bapas,” pungkas Aminah. (prv)

 

Kontributor: Rutan Ambon, Bapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0