“Bapas Berkarya” Bantu Perekonomian Klien Bapas Yogya

Share:

Yogyakarta, INFO_PAS – Bertempat di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta, 11 klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mengikuti acara Bapas Berkarya, Jumat (9/2). Ini merupakan inisiatif Bapas Yogyakarta dalam membantu serta berperan langsung dalam pembangunan perekonomian, khususnya bagi klien Pemasyarakatan Bapas Yogyakarta.

Acara yang hanya berlangsung selama tiga jam ini berjalan dengan meriah. Organ tunggal yang ditampilkan klien Bapas Yogyakarta menambah meriahnya acara. “Bapas Berkarya merupakan acara yang pertama kali dilakukan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di jajaran Kanwil Kemenkumham Daerah Istimewa Yogyakarta,” tutur M. Ali Syeh Banna selaku Kepala Bapas Yogyakarta seraya berharap kegiatan ini bisa dilakukan setiap pekan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Yogyakarta, Tedja Sukmana, mengapresiasi acara Bapas Berkarya ini. “Kegiatan ini sangat bagus, bahwa kita juga berarti sudah membantu klien Pemasyarakatan Yogyakarta dalam hal perekonomiannya. Kedepannya perlu ditingkatkan dan terus diperbaiki,” kata Tedja disela-sela kunjungannya.

Ia juga mengharapkan agar kedepannya untuk handicraft klien Pemasyarakatan Bapas Yogyakarta perlu ditingkatkan. “Perlu adanya inovasi dari kerajinan yang ditampilkan. Jangan hanya monoton, tapi untuk keseluruhan pelaksanaan sangat bagus sekali,” tambah Tedja.

Bapas Berkarya

Pujian serupa disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunarso, yang kehadirannya menambah semangat klien Bapas Yogyakarta.

“Saya sangat bangga dan senang dengan acara seperti ini. Pertama di Kanwil Kemenkumhan Yogyakarta dan sebagai kegiatan peningkatan ekonomi, khususnya untuk klien bapas” pujinya.

Menurut Gunarso, acara seperti ini perlu diadakan secara berkala serta agar kedepannya aneka kuliner perlu ditingkatkan dengan makanan sehat. “Bapas juga bisa membantu klien dalam perizinan, jadi ada sertifikat dari pihak BPOM atau informasi mengenai produk-produk makanan yang dihasilkan klien Pemasyarakatan,” kata Gunarso seraya memberikan acungan jempolnya kepada peserta kegiatan.

Selain aneka kuliner dan handycraft, Bapas Berkarya juga menampilkan terapi doa dan pijat energi oleh klien Bapas Yogyakarta serta Warga Binaan Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara Bantul yang juga didikan M. Ali Syeh Banna. “Saya senang bisa berbagi,” ungkap Maryadi, salah satu terapis yang hadir dalam acara tersebut.

Salah satu pengunjung, Wisnu, mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. “Saya bisa pijat sekaligus belanja bakso goreng,” katanya sambil diiringi gelak tawa teman-temannya yang lain.

 

 

 

Kontributor: wwn  

“Bapas Berkarya” Bantu Perekonomian Klien Bapas Yogya | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya