Ciptakan Situasi Kondusif, UPT Terima Lonceng & Gembok

Ciptakan Situasi Kondusif, UPT Terima Lonceng & Gembok

Jakarta, INFO_PAS - Sistem keamanan di Lembaga Pemasyaraatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus ditingkatkan, salah satunya dengan penambahan sarana keamanan berupa lima lonceng yang merupakan Barang Milik Negara (BMN) transfer masuk dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Selasa (09/11). Lonceng berbahan kuningan cor tersebut berukuran 28,5 cm x 33,3 cm, berat 10 kg, dan dilengkapi tali dengan panjang 50 cm.

Lis Susanti selaku Kepala Bagian Tata Usaha mengungkapkan lonceng merupakan salah satu alat keamanan yang dipergunakan petugas pengamanan karena bisa memberikan berbagai kode suara sebagai penanda, baik oleh petugas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bahkan, di Lapas Cipinang masih terdapat lonceng yang sudah dipergunakan sejak zaman kolonial Belanda yang hingga kini disimpan dan dirawat sebagai salah satu barang bernilai sejarah tinggi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kelengkapan lonceng, Pengelola BMN mendistribusikan lonceng tersebut ke bidang administrasi dan keamanan dengan terlebih dahulu dilakukan pencatatan ke dalam aplikasi SIMAK BMN,” terang Lis.

Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi dan Keamanan, Haryoto, menjelaskan keberadaan lonceng sangat penting di Lapas sebagai tanda pemberitahuan atau isyarat terhadap setiap aktivitas WBP dan pemberitahuan dalam keadaan tertentu bagi petugas yang sedang berjaga. “Saat ini terdapat tiga lonceng yang ditempatkan di menara pos atas dan satu lonceng di ruang kepala regu pengamanan sebagai pemberitahuan saat apel, pembagian jatah makan bagi WBP, dan pemberitahuan tertentu kepada petugas yang berjaga,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, Tonny Nainggolan selaku Kepala Lapas Cipinang berterima kasih kepada Ditjenpas atas pengadaan lonceng yang diperuntukan untuk Lapas Cipinang. “Semoga dengan membunyikan lonceng secara konsisten dapat menciptakan kondisi aman dan memberikan rasa nyaman. Suara lonceng menjadikan setiap petugas yang berjaga dalam kondisi siap siaga sehingga permasalahan gangguan keamanan dapat dicegah secara dini. Lebih baik mencegah daripada menangani,” pungkasnya.

Sama halnya dengan Lapas Kelas I Cipinang, Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta juga menerima empat buah lonceng dari Ditjenpas pada Kamis (11/11). Kepala Seksi Administrasi dan Ketertiban, Heri Purnomo, menerima keempat lonceng tersebut yang selanjutnya akan ditempatkan pada menara penjagaan maupun di setiap pos jaga.

Menurut Heri, fungsi lonceng di menara penjagaan sangat penting karena dapat menjadi isyarat maupun tanda pemberitahuan bagi WBP dalam keadaan tertentu oleh petugas pengamanan. "Nantinya akan kita tempatkan di menara penjagaan dan di pos komandan jaga. Terima kasih kepada Ditjenpas atas pengadaan lonceng ini, akan kami fungsikan sebaik mungkin sebagai penunjang dalam pelaksanaan tugas," tuturnya.

Dari Maluku, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon terima 75 gembok pengadaan dari Ditjenpas, Kamis, (11/11). Bertempat di ruang pusat informasi, gembok tersebut diterima langsung oleh salah satu petugas Penjaga Pintu Utama, Ahmad Jays Tuarita dalam kondisi yang baik dengan rincian 75 gembok berdiameter 11.0-11.2 mm buatan Eropa.

“Terima kasih atas perhatian para pimpinan di Ditjenpas yang selalu memperhatikan kebutuhan bagi kami di lapangam. Pengadaan ini sangat baik karena spek barang yang dihasilkan akan merata sarana prasarana untuk kegiatan pengawasan dan penegakan disiplin,” jelas Kepala Subbagian Umum, Nober Hasanda.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin, Zulkifli Salampessy menegaskan, sarana prasarana tersebut sangat menunjang tugas dan fungsi jajaran pengawasan dan penegakan disiplin dalam melakukan pengamanan di LPKA Ambon guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Gembok ini memiliki fungsi yang sangat penting sebagai pengunci gerbang utama, pintu wisma, pintu steril, dan pintu lainnya.

“Tentunya akan sangat menunjang dan memaksimalkan kinerja jajaran pengawasan dan penegakan disiplin dalam menjalankan tugas dan fungsi pengamanan,” tutup Zulkifli. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Cipinang, Lapas Narkotika Jakarta, LPKA Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0