Direktur Bina Pengelolaan Basan Prihatin, Gudangnya tak Lebih seperti Garasi Mobil Saja

Direktur Bina Pengelolaan Basan Prihatin,

Direktur Bina Pengembangan Basan dan Barang Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Dardiansyah didampingi kepala Rubasan Bengkalis David melihat gudang penyimpanan barang bukti barang sitaan di Rubasan Bengkalis, Kamis (1/5/2014).
Direktur Bina Pengelolaan Basan dan Barang Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Dardiansyah melakukan kunjungan kerja ke Rubasan Bengkalis. Selain ke Bengkalis ia juga menyambangi kantor Rubasan lainnya di Riau. Dalam kunjungan ke Rubasan Bengkalis, Kamis (1/5/2014), Dardiansyah menyampaikan keprihatinnya melihat kantor Rubasan Bengkalis yang

Direktur Bina Pengelolaan Basan Prihatin,

Direktur Bina Pengembangan Basan dan Barang Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Dardiansyah didampingi kepala Rubasan Bengkalis David melihat gudang penyimpanan barang bukti barang sitaan di Rubasan Bengkalis, Kamis (1/5/2014).
Direktur Bina Pengelolaan Basan dan Barang Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Dardiansyah melakukan kunjungan kerja ke Rubasan Bengkalis. Selain ke Bengkalis ia juga menyambangi kantor Rubasan lainnya di Riau. Dalam kunjungan ke Rubasan Bengkalis, Kamis (1/5/2014), Dardiansyah menyampaikan keprihatinnya melihat kantor Rubasan Bengkalis yang terletak di jalan Pertanian itu. Keprihatinan Dardiansyah itu suatu yang wajar, perkantoran yang ada di sekitar Jalan Pertanian berdiri megah-megah. Demikian pula Lapas Bengkalis yang berada persis di depan Rubasan juga berdiri megah. Kontras dengan kantor Rubasan nan mungil, layaknya rumah hunian tipe 45. Dardiansyah makin prihatin ketika melihat gudang penyimpanan barang bukti dan sitaan yang disimpan di Rubasan. Gudang itu seperti garase darurat. Selain ukurannya kecil, dindingnya hanya dari seng. Sementara didalamnya menumpuk barang bukti sepeda motor. Sementara di halaman depan kantor yang tak begitu luas dan tak berpagar itu, juga bertumpuk barang sitaan yang ditutupi dengan terpal warna biru. Terpal itu sebagaimana dijelaskan kepala Rubasan Bengkalis David, merupakan bantuan dari Kadin Bengkalis . Ia juga makin geleng kepala ketika masuk ke dalam ruangan Kantor Rubasan. Di ruangan kecil itu,selain dimanfaatkan untuk perkantoran karyawan, juga tertumpuk barang-barang bukti yang makin menambah sumpek ruangan tersebut. "Coba lihat ruangan kerja Kepala Rubasannya, tambah tak layak. Kecil sekali. Bukan layaknya ruangan kerja seorang pimpinan," ujar Dardiansyah sembari mengajak wartawan melihat ruangan kerja kepala Rubasan, David kepada wartawan, menjelaskan jika idealnya kantor Rubasan harus memiliki lima gudang penyimpanan barang, sebagaimana diatur dalam KUHAP. Namun kondisinya di Rubasan Bengkalis jangankan lima gudang , satu gudang yang ada sekarang saja kondisinya masih seperti gudang darurat. "Gudang yang ada sekarang, itu pun atas inisiatif kepala Rubasannya," ujar Dardiansyah sembari menambahkan dibanding kantor Rubasan lainnya di Riau, kantor Rubasan Bengkalis yang memprihatinkan. Namun menurut Dardiansyah lagi, Pemkab Bengkalis akan membangunkan gudang bersebelahan dengan gudang yang ada sekarang pada tahun anggaran 2014 ini. "Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Bengkalis yang memberikan perhatian dengan membangunkan gudang untuk penyimpanan barang bukti, barang sitaan ini. Memang, idealnya kantor Rubasan itu terletak di lokasi yang luas karena banyaknya barang bukti dan barang sitaan yang harus disimpan, dijaga dan dipelihara. Ya mudah-mudahan ke depan Pemkab Bengkalis akan lebih memperhatikan Rubasan ini yang notabene juga untuk kepentingan daerah ini," ungkanyap. (jfk) Sumber :  goriau.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0