Dirjen Pemasyarakatan Bantah Lapas Sering Ribut

TEMPO.CO , Jakarta:Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum HAM, Mochammad Sueb membantah kerap terjadi keributan di lembaga pemasyarakatan. "Tidak benar itu kalau seluruh Lapas sering terjadi keributan. Hanya saja satu dan dua Lapas yang sering ribut," katanya kepada wartawan di Pontianak, Sabtu 25 Mei 2013. Di Indonesia jumlah Lapas sebanyak 370 unit, katanya, jika terjadi keributan di satu, dua atau Lapas, itu bagian kecil saja. Sueb mengatakan, anak-anak didik di lembaga pemasyarakatan memang latar belakangnya tindakan kejahatan. "Jadi kalau mereka ribut sangat mudah sekali. Karena pada dasarnya mereka orang keras," ujarnya. Menurut Sueb, kemungkinan keributan terjadi karena ada ketidakpuasan diantara para penghuni penjara itu. Sebelumnya, narapidana di penjara Salemba terlibat keributan. Dua narapidana menjadi korban luka tusuk. K

Dirjen Pemasyarakatan Bantah Lapas Sering Ribut
TEMPO.CO , Jakarta:Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum HAM, Mochammad Sueb membantah kerap terjadi keributan di lembaga pemasyarakatan. "Tidak benar itu kalau seluruh Lapas sering terjadi keributan. Hanya saja satu dan dua Lapas yang sering ribut," katanya kepada wartawan di Pontianak, Sabtu 25 Mei 2013. Di Indonesia jumlah Lapas sebanyak 370 unit, katanya, jika terjadi keributan di satu, dua atau Lapas, itu bagian kecil saja. Sueb mengatakan, anak-anak didik di lembaga pemasyarakatan memang latar belakangnya tindakan kejahatan. "Jadi kalau mereka ribut sangat mudah sekali. Karena pada dasarnya mereka orang keras," ujarnya. Menurut Sueb, kemungkinan keributan terjadi karena ada ketidakpuasan diantara para penghuni penjara itu. Sebelumnya, narapidana di penjara Salemba terlibat keributan. Dua narapidana menjadi korban luka tusuk. Kedua kelompok yang ribut di dalam penjara itu diketahui berasal dari kelompok Palembang dan Barpus. Sementara itu, terkait adanya penghuni penjara yang disebut-sebut menjual narkotika dari dalam penjara, Sueb juga membantahnya. Terkadang, kata dia, orang yang ditangkap polisi itu mengaku-aku dapat barang haram itu dari orang di dalam penjara. "Padahal tidak bisa dibuktikan dalam persidangan," ujarnya. Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/05/26/063483237/Dirjen-Pemasyarakatan-Bantah-Lapas-Sering-Ribut

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0