Ditjen PAS Apresiasi Mitra Kerja Pendukung Industri Dalam Lapas

Share:

Jakarta, INFO_PAS – Sejumlah mitra kerja Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dianugerahi penghargaan atas dedikasi dan kepedulian mereka membantu dan berpartisipasi aktif dalam proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selama ini, mereka dinilai telah mendukung kegiatan industri di lapas hingga menghasilkan produk-produk bernilai ekspor.

Bertempat di Ballroom Hotel Grand Mercure Kemayoran, penghargaan tersebut diserahlah langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Ma’mun, dalam penutupan Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan (Rakernis PAS) Tahun 2017, Kamis (23/11) malam.

Mereka yang mendapat penghargaan adalah Yayasan Indonesia Biru (WAIBI) dalam kegiatan agribisnis, Yayasan Second Chance yang fokus dalam pelatihan dan pemasaran karya WBP, PT. Bahari Mitra Surya dalam produksi meubelair Lapas Porong, UD Oesing Craft dalam produksi piranti saji kayu Lapas Banyuwangi, PT. Sinjaraga Santika Sport dalam produksi bola Lapas Cirebon, serta PT. Universal Furniture Industries yang memproduksi Meja kursi rotan sintetis Lapas Cirebon dan Lapas Narkotika Cirebon.

Penerima penghargaan lainnya adalah PT. Arteria Daya Mulia dalam produksi jaring ikan Lapas Cirebon, PT. Arteria Daya Mulia dalam produksi meja kursi rotan sintetis Lapas Cirebon PT. Helie Furniture Indonesia dalam produksi meja kursi rotan sintetis Lapas Banceuy, PT. Inko Java dalam produksi sarung softball Lapas Ambarawa, CV. Usaha Bersama dalam pemasaran tikar kayu Lapas Pontianak, Yayasan Jeera Indonesia dalam produksi kerajinan kulit Rutan Cipinang, PT. Glori Karsa Abadi yang memproduksi peralatan rumah tangga dari plastik Lapas Cikarang, serta Anne Avantie atas kerja sama pemasangan payet kebaya Lapas Perempuan Semarang.

Pada kesempatan itu, diserahkan pula penghargaan kepada 15 Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas dedikasi mereka terhadap Pemasyarakatan. “Teruslah berinovasi untuk membangun lapas industri guna menciptakan manusia mandiri,” pesan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly,yang dibacakan oleh Plt. Dirjepas, Ma’mun saat menutup Rakernis PAS Tahun 2017.

penghargaan bagi para Kakanwil Kemenkumham

Yasonna melalui Ma’mun juga mengingatkan terdapat empat fokus prioritas yang akan menjadi Target Kinerja Pemasyarakatan Tahun 2018, yakni penanganan overcrowding, pengelolaan benda sitaan dan barang rampasan serta penanganan overstaying, optimalisasi industri di lapas, serta penanganan narapidana high-risk.

“Empat fokus prioritas tersebut merupakan masalah yang sangat mendesak untuk diambil langkah-langkah penyelesaian. Saya mengharapkan sesampainya Saudara di tempat tugas masing-masing, segera ambil langkah-langkah nyata sebagai bentuk tindak lanjut hasil Rakenis PAS,” pintanya.

Sebagai informasi, Rakernis PAS Tahun 2017 berlangsung selama dua hari mulai tanggal 22-23 November 2017 di Hotel Grand Mercure Kemayoran. Kegiatan ini dihadiri 266 peserta yang terdiri dari Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kemenkumham, Kakanwil Kemenkumham, Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan, Kadiv Administrasi, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, direktur, dosen, dan taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, serta jajaran dan purnabhakti Ditjen PAS.

Ditjen PAS Apresiasi Mitra Kerja Pendukung Industri Dalam Lapas | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya