Kangen Berlebaran dengan Keluarga, Napi Lapas Banyuwangi Berusaha Kabur

Banyuwangi - Tak kuasa menahan kerinduan merayakan lebaran bersama keluarga, Muslih (28) warga binaan Lapas klas II B Banyuwangi, berusaha kabur. Beruntung, aksi warga Kecamatan Muncar, ini berhasil digagalkan petugas lapas.   Awalnya, tahanan kasus curanmor ini mencoba mengelabuhi petugas jaga dengan berpura-pura sebagai pengunjung. Namun sayang, saat berada di ring 3 lapas, Muslih tertangkap petugas.   "Begitu yang menjenguk ramai, dia mencoba menyelinap. Untung petugas kami siaga. Jadi pelaku langsung bisa di amankan," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi Marlik Subianto kepada wartawan di kantornya Jalan Letkol Istiqlah, Selasa (5/8/2014).   Sebagai efek jera, oleh petugas, napi yang sudah menjalani separuh masa hukuman dari total 2,5 tahun penjara ini langsung dikurung di ruang isolasi.   "Sudah tugas kita untuk memberi pembinaan, maka sanksi tegas harus kami lakukan," tambah kalapas.   Se
Kangen Berlebaran dengan Keluarga, Napi Lapas Banyuwangi Berusaha Kabur

Banyuwangi - Tak kuasa menahan kerinduan merayakan lebaran bersama keluarga, Muslih (28) warga binaan Lapas klas II B Banyuwangi, berusaha kabur. Beruntung, aksi warga Kecamatan Muncar, ini berhasil digagalkan petugas lapas.   Awalnya, tahanan kasus curanmor ini mencoba mengelabuhi petugas jaga dengan berpura-pura sebagai pengunjung. Namun sayang, saat berada di ring 3 lapas, Muslih tertangkap petugas.   "Begitu yang menjenguk ramai, dia mencoba menyelinap. Untung petugas kami siaga. Jadi pelaku langsung bisa di amankan," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi Marlik Subianto kepada wartawan di kantornya Jalan Letkol Istiqlah, Selasa (5/8/2014).   Sebagai efek jera, oleh petugas, napi yang sudah menjalani separuh masa hukuman dari total 2,5 tahun penjara ini langsung dikurung di ruang isolasi.   "Sudah tugas kita untuk memberi pembinaan, maka sanksi tegas harus kami lakukan," tambah kalapas.   Sementara Muslih mengaku nekat menyelinap kabur karena tak tahan menahan rindu pada keluarga. Terlebih bagi umat muslim, momen ramadan dan Idul Fitri sangat sakral sebagai waktu berkumpul dan bermaafan.   "Saya kangen banget pada keluarga saya," kata Muslih kepada petugas, sambil menundukkan wajah.   Pada lebaran tahun, mulai hari H hingga H+7 penjagaan di Lapas Banyuwangi diperketat. Selain tingkat kunjungan keluarga meningkat, juga kejadian serupa rentan terjadi. Apalagi Lapas Banyuwangi juga telah over kapasitas. Dari yang seharusnya terisi 300-an warga binaan, kini berisi 700-an lebih.   Sumber : news.detik.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0