Kanwil Kemenkumham Babel Perketat Pengawasan Rutan

Sungailiat, (Antara Babel) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan akan memperketat pengawasan di rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan untuk mengantisipasi tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh narapidana. "Kami lakukan pengawasan baik di Rutan maupun di Lapas untuk mengantisipasi tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah Napi, baik pelanggaran narkoba maupun pelanggaran lainnya," kata Kepala Kanwil Kemenhumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rahmat Priyo Sutarjo di Sungailiat, Selasa. Selain pengawasan internal yang dilakukan oleh Sipir, kata dia, pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan Komando Resimen Militer (Korem) 045 Bangka Belitung dalam rangka upaya peningkatan kesadaran bagi seluruh Napi. "Pihak Korem memberikan pembinaan kedisplinan bagi warga binaan atau Napi termasuk dengan memberikan penyadaran  taat hukum, karena modal tersebut akan dibawanya setelah kembali

Sungailiat, (Antara Babel) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan akan memperketat pengawasan di rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan untuk mengantisipasi tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh narapidana. "Kami lakukan pengawasan baik di Rutan maupun di Lapas untuk mengantisipasi tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah Napi, baik pelanggaran narkoba maupun pelanggaran lainnya," kata Kepala Kanwil Kemenhumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rahmat Priyo Sutarjo di Sungailiat, Selasa. Selain pengawasan internal yang dilakukan oleh Sipir, kata dia, pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan Komando Resimen Militer (Korem) 045 Bangka Belitung dalam rangka upaya peningkatan kesadaran bagi seluruh Napi. "Pihak Korem memberikan pembinaan kedisplinan bagi warga binaan atau Napi termasuk dengan memberikan penyadaran  taat hukum, karena modal tersebut akan dibawanya setelah kembali ketengah masyarakat nantinya," jelasnya. Dia mengakui, TNI memiliki pengalaman pembentukan kepribadian terhadap para Napi sehingga kerjasama yang dilakukan sangatlah penting. "Dalam kerjasama antara Kanwil Kemenham dan Korem, terdapat lima butir nota kesepahaman yakni, pembinaan SDM, meningkatkan wawasan kebangsaan bagi para Napi, peningkatan pembinaan di Lapas, bantuan sarana dan pra sarana dan pertukaran informasi," jelasnya. Sementara Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat Deputi bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Budyo Prasetyo mengakui banyak pecandu narkotika  yang berada di lembaga permasyarakatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. "Saya mencatat dari jumlah 1.691 narapidana  terdapat 604 orang tersangkut kasus narkoba, masing-masing 240 berada di Lapas Narkoba dan sisanya di Lapas lain," jelasnya. Menurutnya, menghukum narapidana pengguna narkoba tanpa adanya upaya rehabilitasi sama dengan menanggulangi masalah dengan tanpa ada solusi yang baik. "Rahabilitasi bagi pencandu narkoba perlu dilakukan sebagai solusinya agar yang bersangkutan benar-benar tidak mengulangi hal serupa dikemudian hari, termasuk melakukan pencegahan dini ditengah masyarakat dengan berbagai upaya keterpaduan," katanya. Sumber: http://www.antarababel.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0