Kerja Sama dengan Dinsos, Bapas Yogya Bekali Pelatihan Kemandirian bagi Klien

Share:

Yogyakarta, INFO_PAS – Sebanyak 25 klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Yogya mengikuti pelatihan kemandirian selama tiga hari mulai Selasa (9/4) hingga Kamis (11/4) di kantor bapas. Dalam hal ini, Bapas Yogyakarta menggandeng Dinas Sosial (Dinsos) Kota Yogyakarta dalam rangka melaksanakan bimbingan kerja bagi klien Pemasyarakatan.

Diana Anggar Kusuma selaku Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja Klien Dewasa Bapas Yogyakarta mengungkapkan kerja sama dengan Dinsos Kota Yogyakarta sudah berlangsung sangat lama. “Dulu pertama kali bantuan modal sebesar Rp 500 ribu/klien hingga sekarang sudah mencapai Rp 2 juta setiap kliennya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Advokasi dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Yogyakarta, Ch Tri Maryatun, berharap pelatihan kemandirian ini dapat menjadi modal awal untuk memulai usaha para klien. “Semoga kedepannya menjadi semangat bagi rekan-rekan semua menjadi wirausaha yang mandiri di Kota Yogyakarta,” harapnya.

Dalam pelatihan ini klien Bapas Yogyakarta diberikan pelbagai pelatihan. Pemberian materi dilaksanakan dengan metode ceramah maupun praktik. Pelatihan kemandirian yang diberikan terdiri dari Materi Dinamika Kelompok yang diisi sendiri oleh para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas, Potensi Diri dan Spiritual oleh Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kota Yogyakarta, Pelatihan Keterampilan Pembuatan Telur Asin dan Pelatihan Keterampilan Cuci Sepatu oleh PK Bapas, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, serta Pelatihan Packaging dari Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Yogyakarta.

pelatihan kemandirian klien Bapas Yogya

Pada hari terakhir, kegiatan dimeriahkan oleh testimoni dari mantan klien bapas yang tahun lalu menjadi peserta pelatihan dan mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp 1.250.000, Anton Timur, yang kini usahanya berupa angkringan, produksi camilan, dan produksi donat. Bahkan sekarang ia telah mempunyai 18 outlet donat.

Dengan semangat menggebu, Anton menceritakan awal mulanya berani mengambil langkah untuk menjadi seorang wirausaha. “Kita harus berusaha mengubah mindset dari konsumen, menjadi reseller, kemudian dari reseller menjadi produsen,” uangkapnya.

Hari terakhir pelatihan pun ditutup oleh Kepala Bapas Yogyakarta, M. Ali Syeh Banna. Ia menyampaikan empat hal yang harus dipegang dalam kehidupan ini yang keempatnya terdapat dalam kata “HOKI”, yaitu Harapan, Optimis, Kebaikan, dan Ikhlas.

 

 

Kontributor: Hersyintia

Kerja Sama dengan Dinsos, Bapas Yogya Bekali Pelatihan Kemandirian bagi Klien | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya