KOMUNITAS TC LAPAS NARKOTIKA SUNGGUMINASA ADAKAN MORNING MEETING

Sungguminasa, INFO_PAS - Melakukan pembinaan Warga Binaan pemasyarakatan (WBP) kasus narkotika dan psikotropika di lembaga pemasyarakatan (lapas) ternyata tidak semudah membalik telapak tangan. Seperti diketahui, sebagian besar WBP kasus narkotika dan psikotropika masih mendapat pengaruh akibat efek penggunaan barang terlarang tersebut dimasa lalu. Sadar akan hal itu, Lapas Narkotika Sungguminasa menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi hal tersebut dengan membentuk kelompok Theapeutic Community (TC) yang beranggotakan 35 WBP dan didampingi petugas dari sub seksi bimbingan kemasyarakatan dan perawatan. Salah satu kegiatannya adalah menggelar morning meeting seperti yang diadakan Rabu (15/10). “Morning meeting adalah pertemuan rutin yang diadakan untuk mengungkapkan perasaan (self feeling), berdialog, dan mencari penyelesaian masalah yang dialami masing-masing anggota TC. Melalui pertemuan ini, kami bisa memantau dan menget

KOMUNITAS TC LAPAS NARKOTIKA SUNGGUMINASA ADAKAN MORNING MEETING
Sungguminasa, INFO_PAS - Melakukan pembinaan Warga Binaan pemasyarakatan (WBP) kasus narkotika dan psikotropika di lembaga pemasyarakatan (lapas) ternyata tidak semudah membalik telapak tangan. Seperti diketahui, sebagian besar WBP kasus narkotika dan psikotropika masih mendapat pengaruh akibat efek penggunaan barang terlarang tersebut dimasa lalu. Sadar akan hal itu, Lapas Narkotika Sungguminasa menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi hal tersebut dengan membentuk kelompok Theapeutic Community (TC) yang beranggotakan 35 WBP dan didampingi petugas dari sub seksi bimbingan kemasyarakatan dan perawatan. Salah satu kegiatannya adalah menggelar morning meeting seperti yang diadakan Rabu (15/10). “Morning meeting adalah pertemuan rutin yang diadakan untuk mengungkapkan perasaan (self feeling), berdialog, dan mencari penyelesaian masalah yang dialami masing-masing anggota TC. Melalui pertemuan ini, kami bisa memantau dan mengetahui perkembangan WBP untuk menghilangkan pengaruh narkoba selama berada di lapas,” ujar Putra Wahid, petugas yang mendampingi kegiatan tersebut. Sementara itu, Rahmat Amin, salah satu anggota komunitas TC, menuturkan morning meeting biasanya diawali dengan doa dan membaca dekrit atau ikrar bersama untuk memerangi narkoba di lapas. “Kami bersama-sama berdoa kedamaian lalu berikrar kepada diri sendiri untuk menjauhkan diri dari pengaruh narkoba,” tutur terpidana empat tahun satu bulan tersebut. Senada dengan Rahmat, seorang anggota TC lainnya, Dani, mengungkapkan selama bergabung dengan komunitas TC dirinya sudah mengalami banyak perubahan yang positif. “Setelah bergabung, saya semakin giat beribadah dan aktif berolahraga,” ujarnya. (IR)   Kontributor: Kusriyadi 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0