KPU : DPT LAPAS CURUP TERCATAT 491 JIWA

Rejanglebong (Antara) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, menyebutkan bahwa jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Presiden 2014 di Lembaga Pemasayarakat Curup tercatat sebanyak 491 jiwa.   "Total jumlah pemilih pada DPT Kabupaten Rejanglebong untuk Pilpres 2014 sebanyak 197.009 jiwa yang tersebar dalam 15 kecamatan, sebanyak 491 jiwa di antaranya adalah DPT yang berada di Lapas Curup," kata koordinator Divisi Logistik KPU Rejanglebong Restu S Wibowo di Rejanglebong, Kamis.   Warga binaan atau narapidana yang sedang menjalani hukuman di lapas daerah tersebut, kata dia, selain berasal dari sejumlah kecamatan di Rejanglebong juga dari berbagai daerah lainnya di Bengkulu serta provinsi lainnya.   "Pada pemungutan suara, mereka tidak menggunakan hak suaranya di TPS khusus, melainkan di TPS yang ada di tiga Kelurahan Adirejo, Kecamatan Curup, yang posisinya berada di lapas tersebut
KPU : DPT LAPAS CURUP TERCATAT 491 JIWA

Rejanglebong (Antara) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, menyebutkan bahwa jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Presiden 2014 di Lembaga Pemasayarakat Curup tercatat sebanyak 491 jiwa.   "Total jumlah pemilih pada DPT Kabupaten Rejanglebong untuk Pilpres 2014 sebanyak 197.009 jiwa yang tersebar dalam 15 kecamatan, sebanyak 491 jiwa di antaranya adalah DPT yang berada di Lapas Curup," kata koordinator Divisi Logistik KPU Rejanglebong Restu S Wibowo di Rejanglebong, Kamis.   Warga binaan atau narapidana yang sedang menjalani hukuman di lapas daerah tersebut, kata dia, selain berasal dari sejumlah kecamatan di Rejanglebong juga dari berbagai daerah lainnya di Bengkulu serta provinsi lainnya.   "Pada pemungutan suara, mereka tidak menggunakan hak suaranya di TPS khusus, melainkan di TPS yang ada di tiga Kelurahan Adirejo, Kecamatan Curup, yang posisinya berada di lapas tersebut.   Jumlah pemilih dalam DPT lapas ini kemungkinan akan bertambah mengingat masih ada puluhan tahanan kepolisian di Mapolres Rejanglebong yang belum dilimpahkan ke lapas. Untuk tahanan ini nantinya akan dimasukkan dalam daftar pemilih khusus tambahan (DPKTB).   Sementara itu, KPU Rejanglebong terhitung Rabu (25/6) sudah mengirimkan surat pemberitahuan ke sejumlah instansi yang memiliki pekerja dari luar daerah yang belum terdaftar sebagai pemilih agar mendaftarkan diri ke PPS atau PPK terdekat guna dimasukkan dalam DPKTB di antaranya surat ini ditujukan ke pengadilan negeri dan kejaksaan negeri Curup, BPS, RSUD dan dinas lainnya.   Surat ini selain berisi pemberitahuan untuk pegawai yang sudah menetap di daerah itu namun belum terdaftar di DPT agar segera mendaftarkan diri kepetugas pemilihan terdekat juga imbauan agar pegawai yang akan menggunakan hak pilihnya di daerah itu atau pindah memilih dengan menggunakan formulir A-5 yang diambil dari daerah asal masing-masing dan sudah diserahkan kepetugas PPS yang dituju minimal tiga hari sebelum pemungutan suara.   "Para pemilih yang akan menggunakan formulir A-5 ini sudah mendaftarkan diri di TPS yang dituju paling lambat tiga hari sebelum pencoblosan, selain itu saat mengambil formulir A-5 di daerah asal nama yang bersangkutan harus dimintakan agar dicoret petugas di tempat asal mereka sehingga tidak terjadi DPT ganda," urainya.   Sementara itu, untuk pendirian TPS khusus Pilres 9 Juli 2014 yang diikuti dua pasangan capres/cawapres yakni pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla kata dia, ditiadakan.   Hal itu sama dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif 9 April 2014. Untuk TPS di lapas pemilihannya dialihkan ke TPS terdekat, sedangkan untuk TPS di RSUD Curup dilakukan di TPS yang berada di depan rumah sakit dan untuk pasien yang sudah tidak bisa memilih di TPS akan didatangi petugas ke sal-sal tempat mereka dirawat.***1***   Sumber : antarabengkulu.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0