Terima kasih tidak mengambil konten tanpa izin

Kukuhkan Satgas Pengawasan Internal, Dirjen PAS: Bekerja Harus Based on Regulasi

Share:

Jakarta, INFO_PAS – Peningkatan disiplin dan bekerja pada koridor yang berlaku menjadi perhatian serius jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS). Hal ini ditegaskan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, saat mengukuhkan 14 anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Internal (Wasin) Ditjen PAS dalam apel pagi, Senin (11/2).

“Kenapa dibutuhkan satgas kalau kita based on regulasi dalam bekerja? Tidak perlu lagi sebenarnya. Menjadi penting ketika kita tidak disiplin. Penting dibentuk. Implementasi dan implementasi. Nantinya kembali ke keistiqomahan kita. Speed up kinerja kita,” tegas Utami.

Ia menambahkan istiqomah kita didasarkan pada regulasi. Hal ini penting. Andai kita terus mengikuti landasan visi misi Pemasyarakatan, banyak hal yang bisa diselesaikan.

“Jiwa dan badan kita punya dampak baik maupun buruk ketika kita tidak bisa mengefektifkan. Tak berbeda dengan organisasi. Wadah kita mengabdi. Masing-masing kita jalankan tugas fungsi, tetap bersinergi. Tidak bisa sendiri-sendiri. Kaki, tangan, kepala, mata hidung, bagai organ,” tambah Utami.

Ketika ada satu fungsi organ kita yang tidak fektif, lanjut Utami, pasti tidak efisien. Akan ganggu kerja dari tubuh kita. Demikian di organisasi. Ketika ada unsur tidak laksankan tugas dan fungsi dengan baik, akan ganggu percepatan visi misi organisasi.

“Saya minta bantuan. Kita sama-sama bantu bahwa yang disampaikan pihak luar ke kita tidak benar. Pihak luar bilang sudah mati-matian, tapi Pemasyarakatan memberi ruang. Pengendali narkoba ada di dalam. Kita harus ikut berkontribusi. Apa yang disampaikan pihak eksternal tidak benar,” pinta Utami.

Untuk itu, jajaran pimpinan tinggi Ditjen PAS akan melakukan monitoring ke wilayah. Maka, berikan dukungan dengan laksanakan tugas fungsi dengan baik di sini.

“Kita mau speed up, membersihkan diri. Tidak enak dicap sebagai organisasi yang lakukan pembiaran, sedangkan orang lain lakukan pembersihan. Kita harus buktikan yang disampaikan pihak luar tidak benar,” ajak Utami.

“Bekerja 7×24 jam karena di Unit Pelaksana Teknis seperti itu. Ga boleh ada yang nganggur. Ga boleh ada yang main-main. Kita tunjukkan kita bisa. Kita punya martabat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, anggota Satgas Wasin Ditjen PAS berikrar bersama dipimpin oleh Irfan selaku Kepala Seksi Intelijen Wilayah III. Mereka menyatakan akan memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Satgas Wasin Ditjen PAS, menegaskan disiplin berbangsa, bernegara, beretika, dan bekerja sesuai aturan yang berlaku, serta bekerja secara profesional dan tanggung jawab menegaskan kedisiplinan Ditjen PAS.

Usai apel pagi, Satgas Wasin Ditjen PAS langsung menindak para pegawai Ditjen PAS yang datang terlambat. Mereka dijajarkan di depan barisan apel pegawai Ditjen PAS agar kedepannya ada kesadaran dan istiqomah dalam bekerja.

Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen PAS, Lilik Sujandi, meminta para pegawai yang terlambat agar kedepannya dapat mematikan kehadiran mereka saat apel pagi, kecuali ada alasan dinas atau sakit.

Ia juga meminta bila ada pegawai yang merasa menggunakan narkoba agar segera melaporkan diri ke Satgas Wasin Ditjen PAS sebelum dilakukan pemeriksaan. “Kami beri kesempatan agar lapor diri. Bila kedapatan saat tes urin, pembinaannya akan berbeda,” pungkas Lilik.

 

Kukuhkan Satgas Pengawasan Internal, Dirjen PAS: Bekerja Harus Based on Regulasi | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya