Lagi, APK Bapas Saumlaki Dampingi ABH Sidang Putusan

Lagi, APK Bapas Saumlaki Dampingi ABH Sidang Putusan

Saumlaki, INFO_PAS – Asisten Pembimbing Kemasyarakatan (APK) Terampil pada Balai Pemasyarakatan (Bapas) Saumlaki, Agustan, kembali mengikuti sidang putusan pengadilan atas perkara Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), Kamis (9/9). Bertempat diruang Sidang Pengadilan Negeri Saumlaki, Agustan melakukan pendampingan atas ABH berinisial YBB yang melakukan pelanggaran tindak pidana perkara kasus Anak di bawah umur Pasal 81 Ayat (1) UU Nomor 13 Tahun 2014.

Agustan mengatakan kehadirannya dalam melakukan pendampingan ABH sidang putusan pengadilan ini bertujuan memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan majelis hakim dalam melakukan pengambilan keputusan terhadap ABH YBB. “Dalam rekomendasi yang saya ajukan ini, dengan mepertimbangan ABH YBB yang masih di bawah umur, kiranya Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana ringan dan ABH tersebut seharusnya seusai sidang dieksekusi ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Karena lokasi Bapas Saumlaki jauh dari LPKA Ambon, maka ABH bisa dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Saumlaki,” terang Agustan.

Hasil sidang putusan pengadilan yang dibacakan Hakim Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki, Eric Ilham A. Akbar, ABH YBB  dijatuhi hukuman 3 tahun 8 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum 5 tahun. Lebih dari itu, ABH YBB wajib mengikuti pelatihan kerja selama tiga bulan.

“Semoga ABH bisa menerima putusan yang dikeluarkan oleh majelis hakim dan melalui masalah ini kiranya menjadi pembelajaran baginya untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama,” harap Agustan.

Sebagai satu-satunya PK di Bapas Saumlaki, pihaknya ingin Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku dapat segera menampah PK dan APK, khususnya di Bapas Saumlaki. Wilayah kerja Bapas Saumlaki cukup luas dan dipisahkan oleh gunung dan lautan dengan tingkat kasus pidana yang sangat tinggi, apalagi yang berkaitan dengan masalah ABH ataupun perlindungan Anak.

“Belum lagi ditambah jumlah permintaan untuk pengambilan data Penelitian Kemasyarakatan dari Lapas dan Rumah Tahanan Negara, bahkan dalam hal melakukan pembimbingan dan pengawasan,” pintanya. (prv)

 

Kontributor: Bapas Saumlaki

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0