Lapas Mataram Over Kapasitas

MATARAM—Keberadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram sudah tidak lagi mampu menampung jumlah tahanan alias over kapasitas. Lapas yang menampung tahanan dari semua daerah itu terpaksa mengambil alternatif dengan memindahkan tahanan di rumah tahanan (Rutan) yang ada di Bima, Dompu, dan Sumbawa. ‘’Yang dipindah itu adalah tahanan yang sudah inkrah putusannya,’’ kata Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakat Depkumham NTB Eddy Santoso BcIP SH didampingi Kabid Keamanan dan Pembinaan Widyo Putranto di ruang kerjanya, kemarin. Tahanan yang ditampung Lapas Mataram saat ini sebanyak 594 narapidana. Para tahanan itu terdiri dari tahanan yang sudah inkrah putusannya dan masih dalam proses persidangan. ‘’Jumlah tahanan titipan separuh dari jumlah narapidana yang menghuni lapas ini,’’ jelasnya. Menurutnya, penempatan tahanan itu memiliki blok masing-masing. Dan yang masuk blok khusus adalah korupsi, narkoba, illegal loging, teroris. ‘’Blok k

Lapas Mataram Over Kapasitas
MATARAM—Keberadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram sudah tidak lagi mampu menampung jumlah tahanan alias over kapasitas. Lapas yang menampung tahanan dari semua daerah itu terpaksa mengambil alternatif dengan memindahkan tahanan di rumah tahanan (Rutan) yang ada di Bima, Dompu, dan Sumbawa. ‘’Yang dipindah itu adalah tahanan yang sudah inkrah putusannya,’’ kata Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakat Depkumham NTB Eddy Santoso BcIP SH didampingi Kabid Keamanan dan Pembinaan Widyo Putranto di ruang kerjanya, kemarin. Tahanan yang ditampung Lapas Mataram saat ini sebanyak 594 narapidana. Para tahanan itu terdiri dari tahanan yang sudah inkrah putusannya dan masih dalam proses persidangan. ‘’Jumlah tahanan titipan separuh dari jumlah narapidana yang menghuni lapas ini,’’ jelasnya. Menurutnya, penempatan tahanan itu memiliki blok masing-masing. Dan yang masuk blok khusus adalah korupsi, narkoba, illegal loging, teroris. ‘’Blok khusus itu bukan berarti ada yang diistimewakan atau tidak. Semuanya tetap diberlakukan sama dalam lapas itu,’’ kelitnya. Untuk mengantisipasi over kapasitas Lapas Mataram, Depkumham bakal membangun lapas baru. Rencana pembangunan Lapas baru itu bertempat di Desa Kuripan, Lombok Tengah dengan lahan sekitar enam hektare. Anggaran pembangunan berasal dari APBN Perubahan. Sedangkan tanahnya merupakan tanah hibah. ‘’Pembangunan lapas baru itu menyusul angka tahanan yang masuk makin bertambah. Sehingga kapasitas lapas sudah tidak mampu lagi menampungnya,’’ akunya. Dikatakan, narapidana yang tersangkut narkoba merupakan yang terbanyak di lapas ini. Jumlah napi yang ditempatkan di Blok khusus narkoba sebanyak 250 orang. ‘’Hampir separuh dari jumlah keseluruhan tahanan lain narapidana narkoba,’’ ungkapnya. Untuk mencegah peredaran narkoba di dalam lapas, jajarannya telah memperketat penjagaan dan pengawasan. Setiap tamu yang masuk atau membesuk para tahanan bakal melalui proses pemeriksaan dulu. Artinya, setiap pembesuk  diwajibkan diperiksa terlebih dahulu. Barang-barang yang dibawa masuk itu akan digeledah untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang mengandung narkoba.’’Pihak lapas akan memberlakukan pula penggeledahan berkala,’’ujarnya. Di samping itu, pihaknya juga telah memperketat penggunaan HP bagi para tahanan. Mengingat, modus digunakan pada pengedar dalam membawa masuk narkoba ke lapas sangat banyak. ‘’Pemakaian listrik kita kurangi, karena untuk mengedarkan narkoba oknum-oknum tertentu bisa menyelipkan ke kabel listrik,’’ duganya. (cr-mis)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0