Lapas Narkotika Sungguminasa Inventarisir Kebutuhan BMN Tahun 2016

Sungguminasa, INFO_PAS - Jajaran Pejabat Struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Sungguminasa mengadakan rapat pembahasan kebutuhan barang milik negara (BMN) tahun 2016 di ruang Kepala Lapas (Kalapas), Erwedi Supriyatno, Senin (02/02). Rapat yang dipimpin langsung Kalapas ini bertujuan untuk menginventarisir kebutuhan BMN tiap bidang/seksi maupun Lapas secara keseluruhan. Menurut Erwedi Supriyatno selaku Kalapas, pihaknya sengaja mengundang semua pejabat struktural karena mereka yang lebih mengetahui kebutuhan BMN secara rill di lapangan. "Sesuai permintaan sekretaris jenderal (sekjen) melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kumham Sulsel) kita diharuskan melaporkan kondisi BMN yang ada dengan kebutuhan kedepannya," tutur Kalapas. Sementara itu menurut laporan salah seorang pejabat, Hery Kusbandono mayoritas sarana dan prasarana keamanan Lapas sudah banyak yang mengalami kerusakan dan sudah tidak bisa digunakan sam

Lapas Narkotika Sungguminasa Inventarisir Kebutuhan BMN Tahun 2016
Sungguminasa, INFO_PAS - Jajaran Pejabat Struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Sungguminasa mengadakan rapat pembahasan kebutuhan barang milik negara (BMN) tahun 2016 di ruang Kepala Lapas (Kalapas), Erwedi Supriyatno, Senin (02/02). Rapat yang dipimpin langsung Kalapas ini bertujuan untuk menginventarisir kebutuhan BMN tiap bidang/seksi maupun Lapas secara keseluruhan. Menurut Erwedi Supriyatno selaku Kalapas, pihaknya sengaja mengundang semua pejabat struktural karena mereka yang lebih mengetahui kebutuhan BMN secara rill di lapangan. "Sesuai permintaan sekretaris jenderal (sekjen) melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kumham Sulsel) kita diharuskan melaporkan kondisi BMN yang ada dengan kebutuhan kedepannya," tutur Kalapas. Sementara itu menurut laporan salah seorang pejabat, Hery Kusbandono mayoritas sarana dan prasarana keamanan Lapas sudah banyak yang mengalami kerusakan dan sudah tidak bisa digunakan sama sekali. "Diantaranya lampu emergency, CCTV, handy talky, metal detector dan barang lainnya sudah rusak semua dan tidak bisa diperbaiki lagi jadi kami usulkan pergantiannya," ungkap  Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas ini. Senada dengan Hery, Kepala Seksi Bimbingan Napi/Anak Didik Askari Utomo juga meminta beberapa sarana pembinaan dan perawatan yang sudah sejak lama dibutuhkan namun belum terealisasi. "Kami juga laporkan banyak peralatan dapur dan inventaris kantor yang rusak dan juga kami sangat membutuhkan peralatan olahraga dan perlengkapan medis poliklinik," pinta Askari. Selanjutnya hasil inventarisasi kebutuhan BMN akan direkap lalu dilaporkan ke Kanwil dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (SP)   Kontributor : Kusriyadi  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0