Lapas Overload, Klien Bapas Jangan Langgar Hukum Lagi

Share:

Karawang, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung menyelenggarakan bimbingan kepribadian bagi klien di Pos Bapas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang, Selasa (26/9). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bapas Bandung, Hardjani Pudji Astini.

“Manfaatkanlah kesempatan untuk mengikuti bimbingan kepribadian dengan sungguh-sungguh. Tataplah masa depan kesempatan kalian yang masih sangat luas. Selalu optimis dan jangan pernah berputus asa,” pesan Hardjani.

Kepala Lapas (Kalapas) Karawang yang diwakili oleh Pelaksana Harian Kalapas Karawang, Ahmad Kurnia, menyampaikan agar klien bapas tetap semangat dalam mengikuti bimbingan yang diberikan. “Kondisi Lapas Karawang sudah overload sehingga klien yang sudah bebas jangan sampai melanggar hukum lagi,” pesannya.

Sebagai informasi, Bapas Bandung memiliki tujuh pos bapas di wilayah kerja Jawa Barat, yakni Pos Bapas Karawang, Sukabumi, Warungkiara, Purwakarta, Cianjur, Subang, dan Sumedang. Keberadaan pos bapas tersebut diharapkan dapat membantu penanganan klien yang ada di wilayah sekitarnya.

Apalagi berdasarkan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, kasus anak harus segera ditangani dan dilakukan penelitian kemasyarakatan serta memudahkan klien melapor dan mengikuti bimbingan di pos bapas yang terdekat dengan domisili klien.

Pada kesempatan itu, para klien mendapat materi bimbingan kepribadian oleh Mahar Kurnia selaku Ketua Yayasan “Putra Karawang.” Ia memberikan motivasi agar klien bapas menjadi pribadi yang berubah ke arah kebaikan.

“Mulailah dengan komitmen untuk berubah menjadi lebih baik. Hidup tergantung pilihan kita menjadi baik atau buruk. Fokuslah agar hidup kita bermanfaa. Mulailah untuk berwirausaha sehingga bisa memperoleh lima nilai lebih, yaitu lebih dekat dengan Allah SWT, punya banyak waktu luang untuk keluarga dan masyarakat, bisa bermanfaat buat orang banyak, serta bisa diwariskan buat keturunan kita,” ujar Mahar.

Pria yang aktif menjadi motivator itu sebelumnya juga membentuk Komunitas “Istana Langit” yang mewadahi eks Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan memberikan bimbingan keterampilan dan bimbingan wirausaha kepada eks WBP.  “Istana Langit terbuka untuk saudara-saudara yang sudah keluar dari pembinaan di lapas,” tuturnya.

 

 

Kontributor: Adhani Wardianti

Lapas Overload, Klien Bapas Jangan Langgar Hukum Lagi | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya