LAPAS SEMARANG BEKALI PETUGAS DENGAN KETERAMPILAN HIPNOSIS

Semarang, INFO PAS – Lapas Semarang menyelenggarakan pelatihan keterampilan hipnosis bagi petugas lapas, khususnya petugas pengamanan, Rabu (16/4). Pelatihan yang diikuti oleh 20 orang petugas ini dibuka oleh Kabid Pembinaan Lapas Semarang, dan  dihadiri perwakilan dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) serta trainer dari Asosiasi Hipnosis Indonesia. Kasrizal K. selaku Kabid Pembinaan Narapidana menyampaikan apresiasi atas terselengaranya pelatihan ini. “Pelatihan ini sebagai therapi bagi petugas untuk mengilangkan stres kerja, sakit yang diderita, ataupun untuk menghilangkan trauma. Terlebih lagi narasumbernya langsung dari pakarnya, yaitu  perwakilan Asosiasi Hipnosis Indonesia,” tutur Kasrizal saat membuka acara mewakili Kalapas Semarang. Selain itu, pelatihan keterampilan hipnosis ini sebagai wujud kerjasama tiga pilar sukse

LAPAS SEMARANG BEKALI PETUGAS DENGAN KETERAMPILAN HIPNOSIS
Semarang, INFO PAS – Lapas Semarang menyelenggarakan pelatihan keterampilan hipnosis bagi petugas lapas, khususnya petugas pengamanan, Rabu (16/4). Pelatihan yang diikuti oleh 20 orang petugas ini dibuka oleh Kabid Pembinaan Lapas Semarang, dan  dihadiri perwakilan dekan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) serta trainer dari Asosiasi Hipnosis Indonesia. Kasrizal K. selaku Kabid Pembinaan Narapidana menyampaikan apresiasi atas terselengaranya pelatihan ini. “Pelatihan ini sebagai therapi bagi petugas untuk mengilangkan stres kerja, sakit yang diderita, ataupun untuk menghilangkan trauma. Terlebih lagi narasumbernya langsung dari pakarnya, yaitu  perwakilan Asosiasi Hipnosis Indonesia,” tutur Kasrizal saat membuka acara mewakili Kalapas Semarang. Selain itu, pelatihan keterampilan hipnosis ini sebagai wujud kerjasama tiga pilar suksesnya pelaksanaan pemasyarakatan. “Kami juga mengapresiasi peran Fakultas Psikologi Undip yang membagi ilmu dan keterampilan bagi pengembangan kualitas SDM di lapas,” ucap Kasrizal. Sementara itu, perwakilan dari  Fakultas Psikologi Undip, Farida Hidayati, menyampaikan bahwa pelatihan ini diberikan sebagai bekal kepada para petugas terkait ilmu forensik hipnosis dalam proses penyidikan ketika menemukan napi yang melakukan pelanggaran. “Pelatihan ini selain sebagai bekal untuk mengetahui karakter diri para napi yang berbohong, juga sebagai wujud impelementasi pengabdian masyarakat yang tertuang dalam MoU dengan Lapas Semarang,” ungkap Farida. Kegiatan ini direncanakan akan terus berkelanjutan dengan jumlah peserta hingga maksimal 60 orang petugas pemasyarakatan. Selain itu, tidak menutup kemungkinan untuk bisa dilaksanakan pula kepada para wargabinaan Lapas Semarang. “Harapannya semua lini baik petugas dan wargabinaan mempunyai hak sama mendapatkan keterampilan hipnosis karena banyak manfaat yang diterima untuk penyembuhan diri sendiri maupun orang lain,” tutur Kasrizal.    

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0