LEBIH DIPERKETAT, SYARAT PENGAJUAN PROGRAM PEMBINAAN LANJUTAN

Prabumulih, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Kota Prabumulih kedepannya akan lebih memperketat syarat Warga Binaan (Warna) dalam pengajuan asimilasi agar pemberian program pembinan lanjutan berupa pembebasan bersyarat (PB), cuti bersyarat (CB), dan cuti menjelang bebas (CMB) yang diberikan tepat dan sesuai. "Bukan hanya syarat substantif dan administrasi yang harus dipenuhi, pengajuan program pembinaan lanjutan lebih perketat lagi. Kalau dia Muslim harus bisa shalat lima waktu
LEBIH DIPERKETAT, SYARAT PENGAJUAN PROGRAM PEMBINAAN LANJUTAN

Prabumulih, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Kota Prabumulih kedepannya akan lebih memperketat syarat Warga Binaan (Warna) dalam pengajuan asimilasi agar pemberian program pembinan lanjutan berupa pembebasan bersyarat (PB), cuti bersyarat (CB), dan cuti menjelang bebas (CMB) yang diberikan tepat dan sesuai. "Bukan hanya syarat substantif dan administrasi yang harus dipenuhi, pengajuan program pembinaan lanjutan lebih perketat lagi. Kalau dia Muslim harus bisa shalat lima waktu, Shalat Jumat, dan hafal surat pendek. Pemberian program pembinaan lanjutan juga diputuskan melalui sidang terbuka yang digelar oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP)," ujar Kepala Rutan (Karutan) Prabumulih, Sulardi, Sabtu (30/8). Karutan menerangkan, syarat tersebut harus dipenuhi oleh Warna yang mengajukan program lanjutan. "Jika hasil sidang menyatakan tidak layak, Warna tidak akan mendapatkan program tersebut," tegasnya. Selanjutnya, Sulardi menjelaskan ini merupakan bagian dari pembinaan rutan kepada Warna agar menjadi lebih baik lagi. "Hal ini dilakukan demi kebaikan Warna itu sendiri sebagai bekal mereka untuk terjun kembali kepada masyarakat. Pada pengajuan remisi juga diberlakukan hal yang sama. Jika tidak memenuhi syarat, remisi tidak bisa diajukan," tambahnya. Sementara itu, Ermiadi selaku Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan menambahkan untuk pengajuan program lanjutan ini, Warna harus berkelakuan baik dan sudah menjalani 2/3 masa tahanan. "Kali ini ada delapan Warna yang mengajukan program lanjutan tersebut. Hasilnya bergantung pada sidang TPP, disetujui atau tidaknya program tersebut diberikan kepada meraka," kata Ermiadi. Ia juga menerangkan bila ada pelanggaran yang dilakukan, program pembinaan lanjutan ini tidak akan diberikan atau diusulkan hingga Warna tersebut melaksanakannya dengan baik. "Ini merupakan program rutin dalam pembinaan dan pengembangan Warna agar mereka memiliki bekal di masyarakat," pungkasnya.   Kontributor: Rutan Prabumulih
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0