LIMBAH KAMPANYE DIUBAH MENJADI HASIL KARYA OLEH WBP RUTAN PANDEGLANG

 

  Pandeglang, INFO_PAS – Setelah pemilihan umum (pemilu) selesai, biasanya bekas spanduk kampanye  hanya menjadi sampah serta dibuang. Namun ditangan orang-orang kreatif, limbah ini bisa dimanfaatkan menjadi barang bernilai ekonomi dan estetik. Hal ini dibuktikan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pandeglang yang sukses memanfaatkan limbah kampanye menjadi kerajinan yang berkualitas. “WBP memanfaatkan limbah kampanye dan diubah menjadi tas, sandal, sepatu, serta dompet,” uja
LIMBAH KAMPANYE DIUBAH MENJADI HASIL KARYA OLEH WBP RUTAN PANDEGLANG

 

  Pandeglang, INFO_PAS – Setelah pemilihan umum (pemilu) selesai, biasanya bekas spanduk kampanye  hanya menjadi sampah serta dibuang. Namun ditangan orang-orang kreatif, limbah ini bisa dimanfaatkan menjadi barang bernilai ekonomi dan estetik. Hal ini dibuktikan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pandeglang yang sukses memanfaatkan limbah kampanye menjadi kerajinan yang berkualitas. “WBP memanfaatkan limbah kampanye dan diubah menjadi tas, sandal, sepatu, serta dompet,” ujar staf Bimbingan Kerja Rutan Pandeglang, H. Saepi. Ia mengakui awalnya tidak mudah bagi para WBP untuk merubah limbah-limbah tersebut menjadi kerajinan dan hasil karya. Namun berkat upaya keras dari WBP serta bimbingan dari petugas, kini limbah kampanye tersebut menjadi barang-barang yang layak jual. “Limbah kampanye berupa spanduk dipotong sesuai pola yang diinginkan, kemudian dijahit dan dirangkai menjadi tas, sepatu sandal, atau dompet,” jelas Saepi. En, salah seorang WBP Rutan Pandeglang yang ikut dalam kegiatan ini, mengaku sudah menekuni jahit menjahit sebelum masuk ke rutan. “Kemampuan ini berbuah menjadi aneka tas, meski belum bisa dipasarkan karena keterbatasan bahan dan pemasaran,” kata WBP lulusan sekolah dasar asal Batubantar Pandeglang ini. Walaupun belum dijual luas, namun ternyata kerajinan miliknya digemari para pengunjung yang datang ke Rutan Pandeglang. “Mereka bilang tekstur spanduk yang dipadukan dengan karet sintetis terlihat sangat indah dan unik, berbeda dengan kebanyakan bahan kulit lainnya,” ucap En bangga. (IR) Kontributor: Rutan Pandeglang
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0