LP Subang Gelar Pesantren Ramadan Bagi Napi

TINJAU SUBANG - Insiden Lembaha Pemasyarakatn (LP) Tanjung Gusta, Medan beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi LP lain di Indonesia. Di Subang, pengurus LP melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadan untuk mencegah terjadinya tawuran. “Selain melakukan pemeliharaan keamanan rutin, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan kami menggelar pesantren ramadan, dan selalu terbuka dalam menampung semua keluhan setiap warga binaan," kata Kasi Bimbingan Napi/Anak Didik (Kasibinadik) Lapas Subang, Iwa Bachtiar seperti dikutip INILAH.com Untuk pengamanan dan pembinaan, hingga saat ini jumlah anggota yang bertugas di LP Subang mencapai 72 orang. Sejumlah petugas yang bekerja itu, jelasnya tentu belum memenuhi kebutuhan untuk pengamanan dan pembinaan lingkungan LP. “Jumlah petugas yang ada tentu masih jauh dari kebutuhan di lapangan. Bila dihitung secara kasar, satu petugas lapas ini bertugas mengamankan 8 napi. Dan sejumlah petugas yang ada itu dibagi kerja dalam 8 shi

LP Subang Gelar Pesantren Ramadan Bagi Napi
TINJAU SUBANG - Insiden Lembaha Pemasyarakatn (LP) Tanjung Gusta, Medan beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi LP lain di Indonesia. Di Subang, pengurus LP melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadan untuk mencegah terjadinya tawuran. “Selain melakukan pemeliharaan keamanan rutin, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan kami menggelar pesantren ramadan, dan selalu terbuka dalam menampung semua keluhan setiap warga binaan," kata Kasi Bimbingan Napi/Anak Didik (Kasibinadik) Lapas Subang, Iwa Bachtiar seperti dikutip INILAH.com Untuk pengamanan dan pembinaan, hingga saat ini jumlah anggota yang bertugas di LP Subang mencapai 72 orang. Sejumlah petugas yang bekerja itu, jelasnya tentu belum memenuhi kebutuhan untuk pengamanan dan pembinaan lingkungan LP. “Jumlah petugas yang ada tentu masih jauh dari kebutuhan di lapangan. Bila dihitung secara kasar, satu petugas lapas ini bertugas mengamankan 8 napi. Dan sejumlah petugas yang ada itu dibagi kerja dalam 8 shift kerja," terangnya. Kepala LP Subang, Budi Sarwono menyatakan dari total warga binaan yang mencapai 900 orang, persentase jumlah penghuni dari kalangan residivis pidana umum dan kasus narkoba mencapai 5 persen. “Persentase warga binaan yang berasal dari kalangan residivis mencapai 5 persen, para residivis itu menghuni lapas ini karena kasus pidana umum dan narkoba,” pungkasnya. Sumber : http://www.tintahijau.com/index.php?option=com_content&id=4357&Itemid=

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0