Mantap, Warga Rutan di Inhu Diberi Pelatihan Menjahit

RENGAT (klikriau.com) - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Taja pelatihan menjahit bagi para Napi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Rengat. Untuk waktu pelatihan menjahit bagi Napi tersebut, dilaksanakan selama 60 hari kedepan. "Kegiatan ini sebagai tindak lanjut keputusan bersama antara Rutan Rengat dengan Dinsosnakertran yang telah disepakati sejak beberapa waktu lalu,"  ujar Kepala Dinsosnakertran Inhu Drs.Kuwatwidiyanto yang diwakili Kabid Pelayanan dan Rehabilitas Sosial Anhar S.Sos saat membuka pelatihan, Selasa (20/5/2014). Dijelaskan mantan Kabag Humas Setdakab Inhu ini, dalam kesepakatan bersama tersebut diantaranya tentang keterampilan bagi warga binaan pemasyarakatan. Hal ini dimaksudkan, untuk memberikan keterampilan bagi warga binaan. Sehingga keterampilan yang ada dapat dimanfaatkan ketika sudah kembali kete
Mantap, Warga Rutan di Inhu Diberi Pelatihan Menjahit

RENGAT (klikriau.com) - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Taja pelatihan menjahit bagi para Napi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Rengat. Untuk waktu pelatihan menjahit bagi Napi tersebut, dilaksanakan selama 60 hari kedepan. "Kegiatan ini sebagai tindak lanjut keputusan bersama antara Rutan Rengat dengan Dinsosnakertran yang telah disepakati sejak beberapa waktu lalu,"  ujar Kepala Dinsosnakertran Inhu Drs.Kuwatwidiyanto yang diwakili Kabid Pelayanan dan Rehabilitas Sosial Anhar S.Sos saat membuka pelatihan, Selasa (20/5/2014). Dijelaskan mantan Kabag Humas Setdakab Inhu ini, dalam kesepakatan bersama tersebut diantaranya tentang keterampilan bagi warga binaan pemasyarakatan. Hal ini dimaksudkan, untuk memberikan keterampilan bagi warga binaan. Sehingga keterampilan yang ada dapat dimanfaatkan ketika sudah kembali ketengah-tengah masyarakat. Disamping itu juga, melalui pelatihan ini hendaknya para Napi akan bisa mandiri setelah selesai menjalani masa hukuman di Rutan. Untuk itu harapnya dengan pelatihan ini hendaknya ketika sudah berkumpul dengan keluarga akan dapat meningkatkan penghasilan keluarga. "Untuk pelatihan menjahit ini diikuti 15 orang peserta dan dibimbing oleh 2 instruktur," ungkapnya. Sementara itu Kepala Rutan Rengat Gumilar Budi Rahayu AMd IP SH mengatakan, untuk peserta pelatihan menjahit merupakan warga binaan yang akan memasuki masa bebas. "Tidak ada perbedaan latar belakang kasus bagi Napi. Disini dikhususkan bagi Napi yang sekitar 4 atau hingga 5 bulan mendatang akan memasuki masa bebas," ujarnya. Pihaknya menyambut baik dengan adanya pelaksanaan pelatihan dari Disosnakertran. Karena sebelum pelatihan menjahit, juga telah dilaksanakan pelatihan eletronik bagi Napi oleh Dinsosnakertran. Kedepan harapnya, pelatihan yang sifatnya untuk keterampilan hendak tetap digulirkan ke Rutan Rengat. Karena, dengan pelatihan tersebut para Napi akan lebih mendiri lagi. "Selain Dinsosnakertran, Rutan juga bekerjasama dengan Diskes Inhu untuk pelayanan kesehatan di Rutan," pungkasnya.(ali) Sumber : klikriau.com  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0