Masih Menumpang di Musholla Lapas Anak

RMOL. Meskipun sudah dianggarkan di tahun lalu untuk pembukaan sekolah filial atau sekolah kelas jarak jauh di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Pakjo Palembang namun fasilitas yang bisa digunakan masih sangat minim.

Ini terlihat dari kurangnya fasilitas untuk siswa seperti meja dan kursi, sehingga para siswa sekolah filial terpaksa harus lesehan atau duduk di lantai musholla Lapas Anak Pakjo Palembang.

Saat Rakyat Merdeka Online Sumsel menyambangi sekolah filial ini, para siswa tampak bersemangat mengikuti pelajaran. Kendati ada kelas yang fasilitasnya lengkap namun khusus untuk tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) harus belajar dengan keterbatasan fasilitas.

Masih Menumpang di Musholla Lapas Anak
RMOL. Meskipun sudah dianggarkan di tahun lalu untuk pembukaan sekolah filial atau sekolah kelas jarak jauh di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Pakjo Palembang namun fasilitas yang bisa digunakan masih sangat minim.

Ini terlihat dari kurangnya fasilitas untuk siswa seperti meja dan kursi, sehingga para siswa sekolah filial terpaksa harus lesehan atau duduk di lantai musholla Lapas Anak Pakjo Palembang.

Saat Rakyat Merdeka Online Sumsel menyambangi sekolah filial ini, para siswa tampak bersemangat mengikuti pelajaran. Kendati ada kelas yang fasilitasnya lengkap namun khusus untuk tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) harus belajar dengan keterbatasan fasilitas.

Diungkapkan Ahmad Faedoni, Kepala Lapas Anak Pakjo Palembang, ada kelas yang memang masih membutuhkan fasilitas belajar.  Karena anggaran minim, pihaknya hanya mampu membeli fasilitas belajar seadanya.

"Kami hanya punya modal kursi kuliah sebanyak 100 unit dari anggaran 2013, sedangkan siswa ada 207 orang. Jadi untuk sementara dijalankan dengan apa adanya dulu," katanya, kemarin.

Untuk menambah fasilitas ini sendiri, pihaknya sudah mengajukan penambahan anggaran ke Disdik Sumsel, Disdikpora Palembang dan Sekda Sumsel.  Namun hingga kini memang belum ada respon menggembirakan.

Kendati masih kurang, pihaknya masih akan terus menjalankan sekolah filial sembari menunggu penambahan anggaran untuk membeli perlengkapan sekolah para anak binaannya.

Ditambahkan Ahmad Fuad, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Lapas Anak Pakjo Palembang, ada delapan kelas untuk sekolah filial di lapas anak. 

“Ada delapan kelas, yaitu 3 kelas untuk sekolah dasar (SD), 3 kelas untuk SMP, dan 2 kelas untuk SMA,” ucapnya. [nef]   Sumber: http://www.rmolsumsel.com/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0