Maulid Nabi Bangun Akhlaqul Karimah WBP Lapas Perempuan Malang

Share:

Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Malang mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah, Selasa (5/12). Kegiatan yang diadakan di Aula Lapas Perempuan Malang ini dihadiri oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam dan beberapa petugas lapas.

Bertemakan “Membangun Karakter dan Jati diri Akhlaqul Karimah Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah di Lapas Perempuan Malang,” acara diawali dengan lantunan ayat suci Al Quran yang dikemas dalam qiroah oleh WBP Nur Halimah dan Sri Wahyuni yang bertindak sebagai saritilawah.

Ada pula penampilan dari Grup Nasyid yang tak kalah syahdunya dalam melantunkan alunan lagu bertemakan Islami memuji kebesaran Allah SWT dan keistimewaan Nabi Muhammad SAW.

“Janganlah kalian membuat pelanggaran lagi. Taati peraturan dan segeralah bertaubat demi memperbaiki kehidupan kalian sehingga nantinya saat bebas tidak akan terjerumus lagi dalam perbuatan yang sifatnya negatif,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Wahyu Andayati, mewakili Kepala Lapas Perempuan Malang.

Mumpung kalian di sini, banyak-banyaklah belajar tentang agama karena saat di luar nanti kalian pasti tidak akan sempat untuk mempelajarinya lagi,” sambungnya.

peringatan Maulid Nabi di LPP Malang

Bertindak sebagai penceramah adalah Ustad H. Abdul Aziz yang menyampaikan bahwa manusia harus lebih banyak bersyukur karena manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia derajatnya karena dibekali akal.

Penampilan Ustad Abdul Aziz yang sangat menarik dalam menyajikan ceramah dengan bahasa dan olah tubuh yang sangat lucu membuat tawa riuh WBP menggema di aula lapas sehingga menambah semangat WBP dalam mengikuti acara tersebut.

“Dalam hidup ada empat perkara yang menyebabkan semua amalan dan ibadah kita sia-sia dan tidak akan diterima Allah SWT, yaitu terlalu gampang meninggalkan salat, sering melawan dan berani dengan orang tua, terlalu cinta kepada khamar atau minuman keras, dan yang terakhir adalah hidupnya selalu merugikan orang lain,” urainya.

Menurut Ustas Abdul Aziz, keempat perkara itu tidak akan pernah terampuni dosanya jika tidak bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT. “Marilah kita sama-sama berdoa mudah-mudahan kalian semua bisa menjadi santriwati yang istiqomah dalam menjalankan ibadah meskipun sudah bebas nanti. Amin.. ya Robbal Alamin,” pesannya menutup acara.

 

 

Kontributor: Lapas Perempuan Malang

Maulid Nabi Bangun Akhlaqul Karimah WBP Lapas Perempuan Malang | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya