Mengharapkan Ridho Illahi Di Open Camp Pemasyarakatan Ciangir

Share:

Tangerang, INFO_PAS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI menggelar pengajian di desa Ciangir yang berada di kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (09/10).

Pengajian ini di helat dalam rangka tasyakuran mengharapkan ridho Illahi agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam pembangunan pemukiman pemasyarakatan (Open Camp) yang akan menampung narapidana yang telah memasuki tahap asimilasi.

Open Camp ini di bentuk untuk mempersiapkan narapidana agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat, serta memiliki kemampuan dan keterampilan secara ekonomi untuk dapat hidup mandiri setelah bebas kelak.

Pengajian yang di laksanakan di Mushola desa ciangir tersebut dihadiri oleh Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Ditjenpas, Djunaedi & Direktur  Informasi dan Teknologi Informasi Ditjenpas, Aman Riyadi dan  Kepala Desa Ciangir, Haji Suherdi, Tokoh Agama Kiai Enten, serta masyarakat sekitar desa ciangir.

“Kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Sehingga bapak bapak hadir bersilaturahmi dalam keadaan sehat wal afiat dalam acara tasyakuran pembangunan open camp atau lapas terbuka yaitu rumah yang tidak memiliki jeruji besi di desa ciangir. Di tempat ini nantinya akan di bangun perkantoran dan perumahan serta akan di bangun kampus Politeknik Ilmu Pemasyarakatan. Kami mohon ijin untuk masuk sebagai warga desa ciangir bersama memajukan desa ciangir. Kami mohon doa keselamatan rahmat ridho dari Allah SWT, dari pembangunan sampai berakhir dalam keaadan selamat dan sesuai dengan jadwal dan waktu yang d rencanakan,” jelas Direktur Bimbingan Kemasyarakatan & Pengentasan Anak, Djunaedi.

Sementara itu Tokoh Agama Desa Ciangir, Kiai Enten mendoakan supaya pembangunan Open Camp Di Desa Ciangir membawa berkah bagi masyarakat sekitar Desa Ciangir.

“Semoga dengan adanya lapas terbuka di desa ciangir membawa berkah dan mudah mudahan pada saat membangun lapas terbuka tersebut diberikan kemudahan oleh Allah SWT. Saya selaku Tokoh Agama disini juga mengucapkan terimakasih atas di bukanya lapas terbuka di desa ciangir,” ungkap Kiai Enten.

Di tempat yang sama Kepala desa ciangir, haji suhardi, menyampaikan rasa senangnya karena desa yang dipimpinnya telah mengalami kemajuan pembangunan seiring dengan pembangunan Open Camp di Desa Ciangir ini.

“Alhamdulilah kita semua dapat berkumpul di Mushola Nurul Iman kampung duku desa ciangir. Semoga pembangunan Open Camp ini di berikan keberkahan oleh Allah Swt. Kami mendukung pembangunan Lapas di desa kami, daripada menjadi tempat pembuangan sampah akhir kami menolak, karena awalnya desa ciangir ini akan dijadikan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), tetapi jika untuk pembangunan Lapas kami menerima, karena dapat memajukan perekonomian masyarakat di sekitar desa ciangir. Kami semua mendukung program pembangunan lapas, dengan adanya pembangunan lapas, maka pembangunan jalan desa ciangir juga bisa d bangun. Potensi pembangunan Lapas juga bisa memajukan desa ciangir. Desa ciangir sudah semakin maju dibandingkan desa lain di daerah legok. Semoga lapas bisa menambah pemasukan masyarakat desa ciangir,” harapnya.

Selain sebagai Open Camp, Pemukiman Pemasyarakatan ciangir juga sebagai rumah harapan, yaitu harapan tertinggi bagi pelanggar hukum adalah dapat kembali ke masyarakat demi kehidupan yang lebih baik. Pemukiman Pemasyarakatan Ciangir juga akan menjadi pusat industry narapidana, penghasil produk bernilai ekonomi yang bercita cita luhur untuk menyokong perekonomian negara.

 

 

 

 

Mengharapkan Ridho Illahi Di Open Camp Pemasyarakatan Ciangir | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya