Narapidana Buron Tertangkap di Counter HP

INILAH.COM, Makassar - Anggota reserse Polsek Panakukkang, Kota Makassar mengamankan Idham Amiruddin, narapidana (Napi) Lapas Kelas II B Bantaeng yang kabur dari kota Bantaeng, Rabu (25/1/2012). Idham adalah Dirut PDAM Kabupaten Bantaeng yang merupakan tahanan kota. Idham ditangkap di pusat toko komputer Computer City, tepat di samping Polsek Panakukkang, Jalan Pengayoman. Penangkapan berawal saat salah seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bantaeng hendak memperbaiki printer di Computer City. Tak sengaja dia melihat tersangka tengah duduk di salah satu counter handphone di Computer City. Setelah yakin tersangka adalah Dirut PDAM yang tersandung kasus korupsi Dana Sistem Informasi Manajemen Sekolah tahun 2003 lalu, pegawai Lapas pun meminta bantuan anggota Polsek Panakukkang. Menurut informasi, tersangka telah kabur dari Lapas Bantaeng sejak September 2011. Status tersangka sebagai tahanan kota. Karena itu tersangka tidak boleh meninggalkan Kabupaten Bantaeng apala

Narapidana Buron Tertangkap di Counter HP
INILAH.COM, Makassar - Anggota reserse Polsek Panakukkang, Kota Makassar mengamankan Idham Amiruddin, narapidana (Napi) Lapas Kelas II B Bantaeng yang kabur dari kota Bantaeng, Rabu (25/1/2012). Idham adalah Dirut PDAM Kabupaten Bantaeng yang merupakan tahanan kota. Idham ditangkap di pusat toko komputer Computer City, tepat di samping Polsek Panakukkang, Jalan Pengayoman. Penangkapan berawal saat salah seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bantaeng hendak memperbaiki printer di Computer City. Tak sengaja dia melihat tersangka tengah duduk di salah satu counter handphone di Computer City. Setelah yakin tersangka adalah Dirut PDAM yang tersandung kasus korupsi Dana Sistem Informasi Manajemen Sekolah tahun 2003 lalu, pegawai Lapas pun meminta bantuan anggota Polsek Panakukkang. Menurut informasi, tersangka telah kabur dari Lapas Bantaeng sejak September 2011. Status tersangka sebagai tahanan kota. Karena itu tersangka tidak boleh meninggalkan Kabupaten Bantaeng apalagi melarikan diri keluar wilayah Sulsel. Pasalnya selain tahanan kota dia juga harus kembali ke Lapas pada malam harinya. Akan tetapi sekitar bulan September itu tersangka tak pernah lagi masuk ke Lapas. Sehingga, pihak Lapas melaporkan kasus kaburnya tahanan kasus korupsi senilai Rp120 juta itu, ke Kepolisian Resort Kota Bantaeng. Kapolsek Panakkukan, Kompol Agung Setyo Wahyudi saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurut dia pegawai Lapas meminta bantauan ke polsek untuk mengamankan Idham. Kendati demikian ia tidak mengetahui pasti apakah pelaku kabur. "Masih menunggu mindik dari Lapas Bantaeng," kata dia. Sementara itu, Kepala Keamanan Lapas Makassar, Victor mengatakan pihaknya menerima laporan dari Lapas Bantaeng untuk mengamankan tersangka. "Kami disuruh mengamankan selebihnya akan diserahkan ke Lapas Bantaeng," terang Victor Berdasarkan faximile 0413-21012 Kementerian Hukum dan HAM RI Kantor Wilayah Sulsel Rumah Tahanan Negara Kelas II B Bantaeng, 25 Januari 2012 yang ditandatangani oleh Kepala Tahanan Negara Kelas II B Bantaeng, Muhammad Kamal, tertulis bahwa tersangka masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus korupsi. Dalam fax itu, Pengadilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng menjerat tersangka dengan pasal 2 ayat 1 Undang-Undang RI No 31 Tahun 2009 tentang Korupsi. Tersangka divonis satu tahun penjara dan denda Rp25 juta dengan subsider satu bulan. [mvi] Sumber: nasional.inilah.com/read/detail/1822893/narapidana-buron-tertangkap-di-counter-hp  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0