Narapidana Jalani Asimilasi di Rumah & PB, Diingatkan Tak Langgar Aturan

Narapidana Jalani Asimilasi di Rumah & PB, Diingatkan Tak Langgar Aturan

SoE, INFO_PAS – Sembilan narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE dikeluarkan untuk menjalani Asimilasi di rumah, Sabtu (12/2). Pengeluaran tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) RI Nomor 43 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Permenkumham RI Nomor 32 Tahun 2020 dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.

Kepala Rutan SoE, Nixon G. L. Osingmahi, menjelaskan para narapidana tersebut sudah memenuhi syarat administratif maupun subtantif untuk menjalani Asimilasi di Rumah. Pelaksanaannya juga tanpa dipungut biaya atau gratis.

“Jangan bapa-bapa dong berpikir sudah bebas murni, jadi mau berbuat seenaknya saja. Saya harap bisa mengerti arahan dan bekal dari petugas pelayanan tahanan. Tolong dengar dan jalankan dengan baik,” pesannya.

Nixon juga mengingatkan narapidana yang akan menjalani Asimilasi di rumah agar tidak melakukan tindakan di luar aturan yang telah disampaikan petugas sehingga nantinya merugikan diri mereka sendiri. Kalau seandainya dalam pelaksaannya bapak-bapak melanggar aturan, maka pasti akan kami bawa kembali ke sini. Jadi, tidak boleh aneh-aneh di luar. Jalani Asimilasi di rumah dengan baik dan tetap patuhi protokol kesehatan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Yustriwan W. Silla “Bapak-bapak kami keluarkan untuk menjalani Asmilasi di rumah bukan berarti bebas murni, tapi masih masih dalam pengawasan. Jadi, jalani Asimilasi di rumah dengan baik dan patuhi protokol kesehatan,” pintanya.

Sementara itu, tiga narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang juga hirup udara bebas usai memperoleh Asimilasi di rumah dan Pembebasan Bersyarat, Senin (14/2). Ketiganya telah memenuhi persyaratan substantif dan administratif sebagaimana Permenkumham RI Nomor 43 Tahun 2021 dan Permenkumham RI Nomor 3 Tahun 2018.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Dometrius A.D. Goku, menjelaskan pembebasan narapidana merupakan bagian akhir dari proses pembinaan yang dilakukan di Lapas Kupang sehingga ia berpesan kepada ketiganya untuk berprilaku baik dan menjadikan kegiatan pembinaan di Lapas sebagai bekal di masyarakat nantinya. “Semoga proses pembinaan di sini bisa menjadi bekal untuk kembali berkumpul dengan masyarakat dan tidak mengulangi lagi perbuatan yang melanggar hukum,” pesannya.

Erens, salah satu narapidana yang memperoleh Asimilasi di rumah, mengucapkan terima kasih kepada petugas karena telah membina dan membimbingnya dengan baik “Terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Kupang yang selama ini telah membina kami bertiga. Semoga Lapas Kupang selalu maju dan semangat dalam membina narapidana yang masih menjalani masa hukumannya,” ujarnya. (IR)

 

Kontributor: Rutan SoE, Lapas Kupang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0