Narapidana Narkoba Dipindah ke Lapas Bayur

SAMARINDA. Kapasitas Rutan Klas IIA Sempaja yang selama ini sesak dipastikan berkurang. Ini setelah 30 tahanan yang dititipkan di Rutan dipindah ke Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Narkotika Bayur. Ke-30 tahanan yang berganti status menjadi narapidana tersebut, sudah divonis dengan beragam waktu masa tahanan. Kepala Rutan Klas IIA Sempaja Nurwulan Hadiprakoso kepada media ini pagi kemarin, 30 narapidana tersebut terdiri dari 26 laki-laki dan 4 perempuan. Status hukum mereka sudah dinyatakan inkrah (berstatus hukum tetap). Mereka tinggal menjalani masa hukumannya sesuai dengan vonis majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. “Di sini kan hanya tempat penitipan sementara. Sesuai jenis kasus yang dijalani mereka, karena kasus narkoba sehingga kita pindahkan ke Lapas Narkotika di Bayur yang memang menampung terpidana kasus narkoba,” tuturnya. Pertimbangan lain segera memindah narapidana kasus narkotika tersebut, Rutan sudah kelebihan kapasita

SAMARINDA. Kapasitas Rutan Klas IIA Sempaja yang selama ini sesak dipastikan berkurang. Ini setelah 30 tahanan yang dititipkan di Rutan dipindah ke Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Narkotika Bayur. Ke-30 tahanan yang berganti status menjadi narapidana tersebut, sudah divonis dengan beragam waktu masa tahanan. Kepala Rutan Klas IIA Sempaja Nurwulan Hadiprakoso kepada media ini pagi kemarin, 30 narapidana tersebut terdiri dari 26 laki-laki dan 4 perempuan. Status hukum mereka sudah dinyatakan inkrah (berstatus hukum tetap). Mereka tinggal menjalani masa hukumannya sesuai dengan vonis majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. “Di sini kan hanya tempat penitipan sementara. Sesuai jenis kasus yang dijalani mereka, karena kasus narkoba sehingga kita pindahkan ke Lapas Narkotika di Bayur yang memang menampung terpidana kasus narkoba,” tuturnya. Pertimbangan lain segera memindah narapidana kasus narkotika tersebut, Rutan sudah kelebihan kapasitas. Sesuai kapasitasnya, harusnya Rutan hanya dihuni 254 warga binaan, tetapi saat ini jumlah penghuninya sudah mencapai 820 orang. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah sehingga mau tidak mau sebagian warga binaan yang sudah selesai bersidang dipindahkan. "Hal itu memang sudah menjadi kewajiban kami memindahkan narapidana sesuai jenis kasus mereka," terangnya. Saat proses pemindahan, ke-30 warga binaan tersebut tangannya diborgol secara bergandengan. Secara bersamaan mereka melewati beberapa pintu penjagaan lalu masuk ke bus milik Lapas. Dengan pendampingan belasan petugas keamanan, mereka lalu dibawa ke Lapas Narkotika Bayur. “Kami berharap mereka bisa segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Yang paling penting mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama dan menjalani hukuman dengan baik," pungkasnya. (sal/nin) Sumber: http://www.sapos.co.id/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0