Pastikan Kesehatan WBP Sambut Ramadhan, Rutan Rangkasbitung Gelar VCT Mobile

Share:

Rangkasbitung, INFO_PAS – Tiga hari jelang Ramadhan 1438 Hijriah, Selasa (23/5) Tim Kesehatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rangkasbitung menggelar layanan kesehatan Voluntary Conseling Test (VCT) Mobile bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapangan Serbaguna Rutan Rangkasbitung.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dan Klinik Seroja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Adjidarmo untuk mengetahui WBP yang terjangkit HIV/AIDS, mencegah terjadinya penyebaran HIV/AIDS di rutan, serta memberi pengetahuan tentang manfaat diselenggarakannya VCT.

Ketua Tim Kesehatan, yang juga Dokter Rutan Rangkasbitung, dr. Nurcholidah menjelaskan sebelum dilakukan tes VCT, WBP terlebih dahulu mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai HIV/AIDS dan VCT.

“Setelah sosialisasi tersebut, langkah selanjutnya adalah pra konseling dimana WBP dan petugas kesehatan bertatap muka dan dilakukan pengambilan sampel darah untuk tes HIV/AIDS. Apabila ada WBP yang positif, maka akan diambil tindakan penanganan selanjutnya sehingga mereka dapat memahami tujuan dilaksanakannya VCT tersebut,” urainya.

Menurutnya, saat ini Tim Kesehatan Rutan Rangkasbitung juga memiliki pegawai yang telah mengikuti pendidikan dan latihan penyuluhan HIV/AIDS. “Apresiasi pantas diberikan kepada rekan-rekan tenaga medis hari ini yang sudah melaksanakan kegiatan VCT dan memberikan layanan kesehatan terhadap WBP untuk memastikan kesehatan WBP dalam menghadapi bulan suci Ramadhan di sini,” ujar dr. Ida, sapaan akrabnya.

Hal senada disampaikan Koordinator Tim Tenaga Kesehatan, Bd. Leni, yang mengaku senang dapat bekerja sama dengan tim kesehatan rutan untuk memberikan layanan kesehatan VCT kepada WBP.

VCT Mobile memberikan banyak manfaat seperti sebagai informasi kesehatan diri, mencegah penyebaran HIV/AIDS, dan menurunkan angka kesakitan HIV/AIDS melalui pelayanan konseling sehingga WBP dapat mudah untuk mencegah diri dari penularan HIV/AIDS. Semoga WBP di sini selalu menjaga kesehatannya, terutama dalam menjalani bulan puasa nanti,” pesannya.

Salah seorang WBP, sebut saja OJ, mengaku meski dirinya takut dengan jarum suntik, tetapi ia senang bisa mendapatkan penyuluhan mengenai HIV/AIDS ini. Ia mengaku bisa lebih mengetahui, waspada, serta menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan terjangkitnya virus mematikan tersebut..

“Saya takut sekali disuntik, tapi karena ini buat memastikan kesehatan, saya jadi mengikutinya dan Alhamdulillah saya dan WBP lainnya senang bisa mendapatkan layanan kesehatan seperti ini,” pungkasnya.

 

 

Kontributor: Pratamadzyogas

Pastikan Kesehatan WBP Sambut Ramadhan, Rutan Rangkasbitung Gelar VCT Mobile | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya