Peluk Tangis di Gedung Aula Lapas

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kebahagian menyambut datangnya lebaran Idul Adha 1434 H tak hanya dirasakan seluruh umat muslim saja. Perasaan yang sama juga dirasakan sebagian warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas II Pangkalpinang. Pasalnya sebagian dari mereka dikunjungi keluarga, Senin (15/10/2013) Kebahagian pun terpancar dari raut wajah sejumlah warga binaan, ketika bertemu dan berkumpul bersama digedung aula lapas. Pelukan, canda dan tawa disertai tangisan pun turut mewarnai gedung pertemuan ini. Sembari bencengkrama, ratusan warga binaan ini tampak mencicipi menu khas lebaran yang dibawakan kerabat dan keluarga mereka. Kepada Bangkapos.com, DI warga binaan yang tersandung kasus narkotika mengatakan, momen seperti ini sangat ia nantikan. Kerinduan yang selalu dinanti pada lebaran Idul Adha ini seakan terbayar sudah. " Rasanya bahagia sekali bisa berkumpul kembali bersama keluaraga dan anak " ujar DI ketika ditemui di gedung Aula lapas Tua Tunu, Selasa (15/1

Peluk Tangis di Gedung Aula Lapas
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kebahagian menyambut datangnya lebaran Idul Adha 1434 H tak hanya dirasakan seluruh umat muslim saja. Perasaan yang sama juga dirasakan sebagian warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas II Pangkalpinang. Pasalnya sebagian dari mereka dikunjungi keluarga, Senin (15/10/2013) Kebahagian pun terpancar dari raut wajah sejumlah warga binaan, ketika bertemu dan berkumpul bersama digedung aula lapas. Pelukan, canda dan tawa disertai tangisan pun turut mewarnai gedung pertemuan ini. Sembari bencengkrama, ratusan warga binaan ini tampak mencicipi menu khas lebaran yang dibawakan kerabat dan keluarga mereka. Kepada Bangkapos.com, DI warga binaan yang tersandung kasus narkotika mengatakan, momen seperti ini sangat ia nantikan. Kerinduan yang selalu dinanti pada lebaran Idul Adha ini seakan terbayar sudah. " Rasanya bahagia sekali bisa berkumpul kembali bersama keluaraga dan anak " ujar DI ketika ditemui di gedung Aula lapas Tua Tunu, Selasa (15/10/2013) DI dikunjungi keluaga besarnya yakni, ayah, istri dan ketiga anaknya. Mereka pun duduk bersama membentuk sebuah lingkaran ditengah gedung aula sambil mencicipi bekal yang dibawa dari rumah. Canda tawa pun terlihat dari lingkaran keluarga ini. Sambil bercerita, sesekali DI tampak bercanda bersama ketiga buah hatinya. Hal semacan ini sudah bertahun-tahun tak ia rasakan. Sementara itu, SF ayah DI mengatakan, kesempatan seperti ini tak pernah ia sia-siakan.   setiap hari besar seperti lebaran ini SF menyempatkan diri.berkunjung ke lapas. " Rutin hampir setiap tahun saya datang kesini untuk berkumpul bersama " Ujar SF kepada Bangkapos.com, Selasa (15/10/2013) Selain berkunjung, pada kesempatan ini tak lupa SF membawakan panganan khas lebaran seperti, ketupat dan opor ayam. Lebih lanjut, pada hari biasa, bila SF tak mempunyai waktu berkunjung, SF juga sering menitipkan makanan kepada rekan dan tetangga untuk diberikan kepada DI. " Bukan lebaran saja kita datang, tapi hari biasa juga sering datang, kalau tidak sempat saya titip ke temen dan tetangga " katanya Sumber : http://bangka.tribunnews.com/2013/10/15/peluk-tangis-di-gedung-aula-lapas?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter&utm_campaign=kabar

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0