Pemberdayaan Klien Bapas Jogja Melalui Pelatihan Pembuatan Batik Shibori

Share:

Yogyakarta, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta bekerja sama dengan Griya Pemulihan SILOAM Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan pembuatan batik shibori. Kegiatan ini diikuti oleh klien Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dan Klien Penyalahgunaan Napza (KPN) anak dan dewasa bimbingan Bapas Kelas I Yogyakarta, Selasa (9/6).

Bertempat di kantor Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta, kegiatan ini dibuka oleh Plh. Kabapas Kelas I Yogyakarta, Hartono. Dalam pidato sambutannya Hartono mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Griya Pemulihan Siloam Yogyakarta, selain itu juga menegaskan tentang harapan dan manfaat dari kegiatan ini. “Kegiatan ini memberikan manfaat yang banyak, harus dimaksimalkan dengan baik. Dengan kegiatan ini harapannya klien dapat memiliki skill yang dapat menjadi bekal setelah menjalani masa bimbingan,” jelas Hartono.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh ketua Griya Pemulihan SILOAM Yogyakarta, Esther Budhi Susilowati. Esther mengawali pelatihan dengan pengenalan batik shibori dan teknik pembuatannya, kemudian menuju Aula Kantor Bapas Kelas I Yogyakarta untuk langsung mempraktikannya. Esther memberikan pelatihan dari proses awal pembuatan hingga hasil jadi yang bisa langsung dibawa pulang oleh peserta.

Dalam kesempatan tersebut Esther menjelaskan tentang tujuan dari kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk rehabilitasi vokasional kepada klien. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberdayakan klien dari ketidakberdayaan berupa beban stigma yang dibentuk oleh lingkungan dan dirinya sendiri. Selain itu, kegiatan ini juga betujuan mengisi liburan dengan mengalihkan waktu untuk kegiatan negatif ke positif,” ungkap Esther.

“Pelatihan ini menyetimulus para peserta untuk bangkit dari keterpurukan psikis, sosial, ekonomi, ataupun spiritual agar nantinya bisa menunjukkan kepada masyarakat tentang kemampuan dirinya untuk bisa berkarya walau pernah mengalami masalah dengan hukum,” tutup Esther.

“Kegiatan yang bagus sekali, saya baru pertama kali mengikuti kegiatan seperti ini,” kata Kinanthi, salah satu peserta pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan ini, kinanthi berniat untuk mencoba sendiri di rumah. “mumpung masih liburan,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir petugas dari BNNP Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan skrining dan edukasi tentang bahaya narkoba. “Jadi kita di sini bisa mengikuti pelatihan sembari ngobrolngobrol santai tentang bahaya penggunaan narkoba,” jelas Windy, Dokter dari BNNP DIY dalam sambutannya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan sebelumnya pada Jumat (5/6), pada kegiatan sebelumnya, pelatihan ditujukan kepada para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta agar para PK dapat memberikan pelatihan serupa di kemudian hari.

 

Kontributor : Agus Sugiyadi 

 

Pemberdayaan Klien Bapas Jogja Melalui Pelatihan Pembuatan Batik Shibori | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya