Pendirian Ponpes Nuurul Hidayah LAPAS Kota Tegal Program Unggulan Kankemenag Kota Tegal

Kota Tegal - Kantor Kementerian Agama Kota Tegal di awal tahun 2012 ini melakukan terobosan dengan program pendirian Pondok Pesantren di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan LAPAS Kota Tegal. Penandatanganan surat perjanjian kerjasama telah dilakukan pada 17 Januari 2012 yang lalu oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal H. Nuril Anwar, SH, MH dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kota Tegal Drs. Rudi CH Gill, Bc.IP. Pondok Pesantren di Lembaga Pemasyarakatan Kota Tegal ini diharapkan menjadi program unggulan Kankemenag Kota Tegal yang mungkin menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Pondok Pesantren di lingkungan LAPAS Kota Tegal yang bernama Pondok Pesantren “Nuurul Hidayah” merupakan kegiatan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khususnya di bidang keagamaan dan juga kegiatan pembinaan di bidang lainnya seperti bidang kesehatan, keterampilan, usaha dan olah raga.  Sem

Pendirian Ponpes Nuurul Hidayah LAPAS Kota Tegal Program Unggulan Kankemenag Kota Tegal
Kota Tegal - Kantor Kementerian Agama Kota Tegal di awal tahun 2012 ini melakukan terobosan dengan program pendirian Pondok Pesantren di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan LAPAS Kota Tegal. Penandatanganan surat perjanjian kerjasama telah dilakukan pada 17 Januari 2012 yang lalu oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tegal H. Nuril Anwar, SH, MH dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kota Tegal Drs. Rudi CH Gill, Bc.IP. Pondok Pesantren di Lembaga Pemasyarakatan Kota Tegal ini diharapkan menjadi program unggulan Kankemenag Kota Tegal yang mungkin menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Pondok Pesantren di lingkungan LAPAS Kota Tegal yang bernama Pondok Pesantren “Nuurul Hidayah” merupakan kegiatan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khususnya di bidang keagamaan dan juga kegiatan pembinaan di bidang lainnya seperti bidang kesehatan, keterampilan, usaha dan olah raga.  Semua itu dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi WBP agar kelak bisa kembali kepada masyarakat dengan membawa nilai-nilai positif yang lebih agamis dan bisa mengaplikasikan serta mengimplementasikan semua pembinaan, pendidikan dan pelatihan yang telah diberikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat memberikan mereka harapan hidup yang lebih baik dan kesuksesan di masa depan. Aktifitas pondok pesantren dilaksanakan mulai dari pukul 07.00 – 15.00 WIB dengan menggunakan sistem klasikal. Sedangkan metode yang digunakan metode Halaqoh dan Iqra’. Saat ini Warga Binaan LAPAS yang mengikuti kegiatan pondok pesantren berjumlah 150 orang terdiri dari laki-laki 135 orang dan perempuan 15 orang dengan jumlah tenaga pengajar 26 orang. Tenaga pengajar adalah tenaga penyuluh agama Islam PNS fungsional dan penyuluh agama Islam non PNS yang ada di Kankemenag Kota Tegal serta dari LAPAS Kota Tegal. Kegiatan  Pondok Pesantren di LAPAS Kota Tegal ini diarahkan pada pembelajaran al-Qur’an, Ilmu Pengetahuan Agama Islam, ketauhidan, ibadah, akhlak, dan peningkatan potensi dan kwalitas sumberdaya manusia serta pemahaman terhadap hukum-hukum agama maupun negara. Harapannya melalui kegiatan pondok pesantren ini mereka tidak akan kembali melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma hukum baik Agama maupun Negara. Sebagai tindak lanjut dari program ini beberapa hari yang lalu diadakan rapat koordinasi dan pembinaan pengajar Pondok Pesantren Nuurul Hidayah LAPAS Kota Tegal di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Tegal Yang dihadiri oleh Ka Kankemenag Kota Tegal H. Nuril Anwar SH, MH, Ka Sub Bag TU Drs. Tohari, M.Pd, Kasi PKPP dan Penamas Drs. Suwarso, MPd,  Ka Bid Binadik dan Giatja LAPAS Kota Tegal Alex Eko Santosa, SH,  dan seluruh tenaga pengajar baik pengajar dari penyuluh agama Islam PNS fungsional dan penyuluh agama Islam non PNS di lingkungan Kankemenag Kota Tegal maupun tenaga pengajar dari LAPAS Kota Tegal. Dalam kesempatan tersebut Ka Kankemenag menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan Pondok Pesantren Nuruul Hidayah LAPAS Kota Tegal sebagai program unggulan Kankemenag Kota Tegal dan LAPAS Kota Tegal di tingkat Nasional. Beliau menambahkan segala persiapan harus matang baik dari segi SDM, sarana prasarana, izin pendirian pondok, izin operasional, sumber dana, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), maupun Kurikulumnya. Hal senada juga disampaikan Ka Bid Binadik dan Giatja, Alex Eko Santosa, SH, menurutnya kegiatan ini harus terprogram, terencana dan jangan sampai ada kesalahan. Dengan adanya program ini Warga Binaan lebih adem secara rohani. Beliau juga mengatakan bahwa tahanan yang baru masuk pasti akan mengalami stress, sehingga perlu diupayakan program menangani stress untuk meredakan stress tahanan yang baru masuk terlebih dahulu. Saat ini tengah dilakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk menunjang terselenggaranya program ini, baik administratif, teknis maupun sarana prasarana. Pengadaan kebutuhan lain dan penyempurnaan beberapa fasilitas yang diperlukan untuk berjalannya kegiatan ini terus diupayakan seperti ruang kelas, perpustakaan, buku-buku pedoman mengajar, buku-buku iqra’, baju muslim untuk warga binaan (santri) dan lain sebagainya. Dengan adanya persiapan yang matang didukung fasilitas yang memadai diharapkan program ini bisa terlaksana dengan baik. Pondok Pesantren Nuurul Hidayah LAPAS Kota Tegal direncanakan akan diresmikan oleh Walikota Tegal H. Ikmal Jaya, SE, Ak. Peresmian akan dilaksanakan setelah renovasi LAPAS Kota Tegal yang sekarang sedang dilakukan selesai. Diharapkan dalam waktu tiga bulan ke depan peresmian sudah dapat dilakukan. Rencananya Ka Kanwil Kemenag Jawa Tengah dan Kepala Kementerian Hukum dan HAM  Propinsi Jawa Tengah akan diundang untuk menghadiri acara peresmian tersebut. (M. Kholil) Sumber:  www.jateng.kemenag.go.id/kub-dan-hukmas/read/pendirian-ponpes-nuurul-hidayah-lapas-kota-tegal-program-unggulan-kankemenag-kota-tegal/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0