Pengawasan Internal Petugas Pemasyarakatan Tanggung Jawab Bersama

Ambon, INFO_PAS – “Pengawasan internal (Wasternal) jajaran Pemasyarakatan menjadi tanggung jawab bersama pelaksanaan tugas dan fungsi Petugas Pemasyarakatan,“ demikian ungkap Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku, P.C. Anwar Sudjono, saat menutup Kegiatan Wasternal Provos Pas di Ruang Rapat Kanwil Kemenkumham Maluku, Rabu (04/11). “Para Peserta sekembalinya ke UPT (Unit Pelaksana Teknis) Pemasyarakatan masing-masing harus membantu pimpinan dan rekan-rekannya dalam pelaksanaan tugas terkait materi yang telah diberikan baik dalam penanggulangan keamanan dan ketertiban, pelayanan tahanan, layanan pembinaan, maupun perawatan sekalipun,” ujar Kadivpas Maluku. Pelaksanaan Kegiatan Wasternal Provos Pas selama 2 (dua) hari melibatkan 15 (lima belas) peserta dari masing-masing UPT Pemasyarakatan se-Maluku. Adapun Narasumber kegiatan tersebut berasal dari Badan Intelejen Negara

Pengawasan Internal Petugas Pemasyarakatan Tanggung Jawab Bersama
Ambon, INFO_PAS – “Pengawasan internal (Wasternal) jajaran Pemasyarakatan menjadi tanggung jawab bersama pelaksanaan tugas dan fungsi Petugas Pemasyarakatan,“ demikian ungkap Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku, P.C. Anwar Sudjono, saat menutup Kegiatan Wasternal Provos Pas di Ruang Rapat Kanwil Kemenkumham Maluku, Rabu (04/11). “Para Peserta sekembalinya ke UPT (Unit Pelaksana Teknis) Pemasyarakatan masing-masing harus membantu pimpinan dan rekan-rekannya dalam pelaksanaan tugas terkait materi yang telah diberikan baik dalam penanggulangan keamanan dan ketertiban, pelayanan tahanan, layanan pembinaan, maupun perawatan sekalipun,” ujar Kadivpas Maluku. Pelaksanaan Kegiatan Wasternal Provos Pas selama 2 (dua) hari melibatkan 15 (lima belas) peserta dari masing-masing UPT Pemasyarakatan se-Maluku. Adapun Narasumber kegiatan tersebut berasal dari Badan Intelejen Negara (BINDA) Maluku, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku dan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku. “Materi yang diberikan oleh Narasumber dari BINDA menjadi contoh bagaimana seorang Petugas Pemasyarakatan harus mampu melakukan pengamatan terhadap kondisi didalam Lapas. Artinya dia  harus mampu, cepat dan tanggap dalam meminimalisir situasi di dalam Lapas/Rutan” tegas Anwar. Selanjutnya, terkait materi dari BNN Provinsi Maluku dan Polda Maluku, Anwar pun berujar, “Kita sudah berkomitmen untuk mencegah masuknya narkoba didalam Lapas/Rutan, berarti kita harus memiliki jiwa intlejien yang peka terhadap hal tersebut,” tutur Anwar. “Intinya seorang Petugas Pemasyarakatan harus memiliki tanggung jawab melekat seperti dalam penanggulangan kamtib, harus mampu melaksanakan perawatan dan pelayanan tahanan secara baik, tanggap dalam melakukan pembinaan bagi WBP. Profesionalisme adalah sosok jiwa Petugas Pemasyarakatan” tutupnya. (NH)   Kontributor : Tersih V.N.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0