PENGAWASAN RUTAN TANJUNG REDEB DIPERKETAT

TANJUNG REDEB - Isu mengenai Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), saat ini telah meluas ke Indonesia bahkan dikabarkan paham ISIS telah memasuki wilayah Berau. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak Rutan Tanjung Redeb telah meningkatkan pengawasan.   “Di luar prosedur tetap administrasi kunjungan atau jam besuk, Rutan melakukan pe-ngawasan ekstra terhadap setiap pembesuk, walau sampai sejauh ini belum ada anjuran untuk semua Lapas dan Rutan melakukan pengawasan ketat,” Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Tanjung Redeb, Teguh Pamuji, kemarin.   Perlu diketahui juga, untuk mengetahui pembesuk yang menganut paham ISIS me-nurutnya agak sulit. Pengawasan umum seperti barang bawaan untuk men-deteksi masuknya sajam, miras dan narkoba tetap dilakukan. Selebihnya, pen-gawasan untuk pembesuk saat bertemu dengan warga binaan juga mulai ikut diawasi. “Termasuk jam besuk seperti biasa kita awasi terus, tidak ada yang melebihi
PENGAWASAN RUTAN TANJUNG REDEB DIPERKETAT

TANJUNG REDEB - Isu mengenai Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), saat ini telah meluas ke Indonesia bahkan dikabarkan paham ISIS telah memasuki wilayah Berau. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak Rutan Tanjung Redeb telah meningkatkan pengawasan.   “Di luar prosedur tetap administrasi kunjungan atau jam besuk, Rutan melakukan pe-ngawasan ekstra terhadap setiap pembesuk, walau sampai sejauh ini belum ada anjuran untuk semua Lapas dan Rutan melakukan pengawasan ketat,” Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Tanjung Redeb, Teguh Pamuji, kemarin.   Perlu diketahui juga, untuk mengetahui pembesuk yang menganut paham ISIS me-nurutnya agak sulit. Pengawasan umum seperti barang bawaan untuk men-deteksi masuknya sajam, miras dan narkoba tetap dilakukan. Selebihnya, pen-gawasan untuk pembesuk saat bertemu dengan warga binaan juga mulai ikut diawasi. “Termasuk jam besuk seperti biasa kita awasi terus, tidak ada yang melebihi waktu yang ditentukan,” tegasnya.   Ditanya masuknya ISIS di Berau, Teguh menyebutkan kemungkinan tersebut sangat kecil. Pasalnya di luar daerah sebagaimana ditemukan adanya warga binaan yang ikut memang terdapat kelompok-kelompok radikal yang ditahan. Sementara di Rutan Berau dengan penghuni dari warga kabupaten Berau dan Bulungan dipastikan tidak ada yang ditahan dengan kasus seperti teroris atau warga binaan dari kelompok tersebut. “Kami rasa kecil sekali kemungkinan ada yang seperti itu masuk kesini, karena warga kita tidak ada yang seperti itu,tapi kita tetap siaga, ya dengan melakukan pengawasan ketat. Saya juga berharap dengan bantuan dari semua pihak dapat membendung ISIS dapat masuk ke Berau khususnya di rutan seperti daerah lain. Mudahan disini tidak ada yang seperti itu, masalah internasional jangan sampai kita terikut-ikut,” pungkasnya. (ind)   Sumber : korankaltim.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0