Penghuni Rutan Gunakan Hak Memilih

Tak Bawa Undangan, TPS Tolak Warga PURBALINGGA, SATELITPOST- Meski berstatus tahanan, para penghuni Rumah Tahanan (rutan) Purbalingga tetap menggunakan hak pilinya. Sebanyak 132 penghuni rutan yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) menggunakan hak pilihnya di TPS khusus di dalam rutan di TPS 10 Purbalingga Kidul. Enam di antaranya perempuan, sisanya laki-laki.
Proses pemilihan berjalan lancar. Pukul 09.00 WIB, proses pemilihan telah selesai. Ketua panitia TPS rutan ini, Suratman AHS, mengatakan, selain 132 penghuni rutan, juga ada 11 pemilih luar TPS. Mereka di antaranya petugas pemungutan suara. “Setelah ini akan dikirim ke Kelurahan, dilanjutkan ke Kecamatan baru ke KPU,” kata dia, Minggu (26/5).
Ia mengatakan, saksi dari masing-masing pasangan calon hadir semua. “Saksi ada tiga dari tiap paslon hadir semua,” kata dia.
Sementara itu, beberapa warga ditolak panitia TPS V Desa Bobotsari lantar

Penghuni Rutan Gunakan Hak Memilih
Tak Bawa Undangan, TPS Tolak Warga PURBALINGGA, SATELITPOST- Meski berstatus tahanan, para penghuni Rumah Tahanan (rutan) Purbalingga tetap menggunakan hak pilinya. Sebanyak 132 penghuni rutan yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) menggunakan hak pilihnya di TPS khusus di dalam rutan di TPS 10 Purbalingga Kidul. Enam di antaranya perempuan, sisanya laki-laki.
Proses pemilihan berjalan lancar. Pukul 09.00 WIB, proses pemilihan telah selesai. Ketua panitia TPS rutan ini, Suratman AHS, mengatakan, selain 132 penghuni rutan, juga ada 11 pemilih luar TPS. Mereka di antaranya petugas pemungutan suara. “Setelah ini akan dikirim ke Kelurahan, dilanjutkan ke Kecamatan baru ke KPU,” kata dia, Minggu (26/5).
Ia mengatakan, saksi dari masing-masing pasangan calon hadir semua. “Saksi ada tiga dari tiap paslon hadir semua,” kata dia.
Sementara itu, beberapa warga ditolak panitia TPS V Desa Bobotsari lantaran tak membawa undangan. Namun, ini dapat diselesaikan setelah tim Panwaslu Kecamatan turun. Mereka akhirnya diberi waktu satu jam sebelum TPS ditutup atau pukul 12.00 siang. “Sudah ada solusinya, mereka diberi waktu satu jam sebelum TPS tutup,” kata Koordinator bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Purbalingga, Sukhedi SAg.
Ia menilai, ini merupakan kesalahan panitia penyelenggara tingkat desa sehingga ada warga yang tak mendapatkan formulir C6 atau undangan tersebut. “Ini kesalahan panitia penyelenggara sehingga ada warga yang tidak mendapat undangan,” kata dia.
Di Kecamatan Karangreja ada DPT yang ternyata tidak diperbarui. Pihaknya mengaku segera mengecek data dan warga yang berhak memilih untuk memastikan tiap warga mendapatkan hak pilihnya.
Sementara ketua KPU Purbalingga, Heri Sulistiyanto ST, mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi kecurangan yang mungkin dilakukan petugas KPPS. Ia mengatakan, selain menghimbau para petugas KPPS, juga ada saksi yang akan memngawasi jalannya pemilihan. “Saya rasa tidak mungkin, karena KPPS dalam kondisi tekanan tugas, sehingga tidak akan sempat berbuat curang,” kata Heri.
Ia mengatakan, jika sampai ada yang terbukti berbuat curang ada sanksi pidana sesuai UU No 12 Tahun 2012 yang mengatur penyelenggaraan Pemilu.”Sanksinya pidana,” kata dia. (gan)
Sumber : http://satelitnews.co/2013/05/27/penghuni-rutan-gunakan-hak-memilih/?utm_campaign=purbalingga&utm_medium=twitter&utm_source=twitter

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0