Penghuni Rutan Wanita Didominasi Kasus Narkoba

ilustrasi
RMOL. Ratusan narapidana (napi) di rumah tahanan (rutan) wanita di bilangan Jalan Merdeka Palembang ternyata kebanyakan tersandung kasus penyalah gunaan obat-obatan terlarang. Bahkan, dari 246 orang napi, sebanyak 70 persen napi wanita harus mendekam di jeruji besi karena kasus narkoba. Seperti diutarakan Rachmayanti, Kepala Rutan Wanita Merdeka Palembang, napi di rutan ini berasal dari berbagai kasus kriminal. "Kasusnya bermacam-macam, tapi 70 persen mendominasi dari kasus penyalah gunaan narkoba," katanya kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Senin (12/5). Adanya pusat rehabilitasi bagi napi yang tersandung kasus penggunaan narkoba juga masih akan diproses oleh pihaknya. Pasalnya, kebanyakan dari napi yang tersandung kasus narkoba ini memang berperan sebagai pengedar narkoba bukan sebagai pengguna. "Kebanyakan dari mereka itu kurir narkoba, pekerjaan sampingan. Mereka bias
Penghuni Rutan Wanita Didominasi Kasus Narkoba

ilustrasi
RMOL. Ratusan narapidana (napi) di rumah tahanan (rutan) wanita di bilangan Jalan Merdeka Palembang ternyata kebanyakan tersandung kasus penyalah gunaan obat-obatan terlarang. Bahkan, dari 246 orang napi, sebanyak 70 persen napi wanita harus mendekam di jeruji besi karena kasus narkoba. Seperti diutarakan Rachmayanti, Kepala Rutan Wanita Merdeka Palembang, napi di rutan ini berasal dari berbagai kasus kriminal. "Kasusnya bermacam-macam, tapi 70 persen mendominasi dari kasus penyalah gunaan narkoba," katanya kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Senin (12/5). Adanya pusat rehabilitasi bagi napi yang tersandung kasus penggunaan narkoba juga masih akan diproses oleh pihaknya. Pasalnya, kebanyakan dari napi yang tersandung kasus narkoba ini memang berperan sebagai pengedar narkoba bukan sebagai pengguna. "Kebanyakan dari mereka itu kurir narkoba, pekerjaan sampingan. Mereka biasanya memang hanya ibu rumah tangga biasa saja dan bukan pengguna. Jadi kita harus telusuri lagi siapa saja yang benar-benar pengguna narkoba," urainya. Sementara itu, Subiantoro, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenhumham Kanwil Sumsel mengatakan bahwa untuk pusat rehabilitasi napi pengguna narkoba masih diprioritaskan untuk napi laki-laki. "Sejauh ini masih napi laki-laki saja," urainya. [nef] Sumber : rmolsumsel.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0