Perayaan Imlek Buktikan Toleransi di Lapas Pekanbaru

Share:

Pekanbaru, INFO_PAS – Perayaan Imlek di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru membuktikan berjalannya toleransi antarbudaya di lapas tersebut. Kemeriahan Imlek di Lapas Pekanbaru, Rabu (14/2) turut dihadiri oleh Bhante Wihara Riau, Majelis Budhayana Indonesia (MBI), dan Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, serta diikuti 38 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) keturunan Tionghoa.

Kepala Lapas Pekanbaru yang diwakili Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik, Yusup Gunawan, menyampaikan bahwa lapas selalu mendukung setiap kegiatan kebudayaan tanpa adanya pilih kasih agar tidak menimbulkan konflik yang dapat mengganggu kerukunan antar WBP.

“Atas nama seluruh jajaran Lapas Pekanbaru, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek bagi warga Tionghoa yang ada di sini. Perayaan hari keagamaan ini merupakan salah satu bagian dari proses pembinaan. Tetaplah bersemangat dan jagalah persaudaraan,” pesannya.

Imlek di Lapas Pekanbaru

Selanjutnya, acara diisi dengan  sembahyang dan doa harapan agar di tahun yang baru dapat diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberuntungan yang lebih baik dipimpin oleh Bhante Suhamdi dari MBI dan Peng Suyoto dari PSMTI serta pembagian suvenir dan angpao kepada WBP yang merayakannya.

Tak ketinggalan sebanyak 30 anggota Barongsai ikut memeriahkan perayaan Imlek di lapas sekaligus menghibur para WBP agar tetap bersemangat dalam menjalani kehidupan di lapas.

“Terima kasih telah mendukung setiap kegiatan kebudayaan tanpa panda bulu danpilih kasih,” ujar Tok Cun Ka, salah satu WBP yang juga tokoh Tionghoa di Lapas Pekanbaru.

Kedepannya, ia mengharapkan konsistensi dukungan lapas serta tokoh masyarakat Tionghoa Riau dalam melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal, terkhususnya di lapas.

 

 

Kontributor: Lapas Pekanbaru

Perayaan Imlek Buktikan Toleransi di Lapas Pekanbaru | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya