PERESMIAN PESANTREN DAN PENANDATANGANAN MOU BIMBINGAN KONSELING DI LP PADANGSIDIMPUAN

Padangsidimpuan, INFO_PAS – Lapas Padangsidimpuan kini miliki Pondok Pesantren bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Peresmian pondok pesantren Al Ikhlas di lapas pimpinan MD Sarwono ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara, I Wayan Sukerta, Senin (21/4). Keberadaan Pondok Pesantren Al Ikhlas, diakui oleh Kakanwil merupakan terobosan yang patut diapresiasi dan diikuti oleh UPT Pemasyarakatan lain dalam melakukan pembinaan rohani dan mental bagi WBP. “Pembinaan mental dan rohani sangat diperlukan bagi WBP untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam menjalankan hidup selama di dalam lapas,” ujar Wayan. Selain peresmian pondok pesantren, kesempatan tersebut juga digunakan oleh pihak Lapas Padangsidimpuan untuk melakukan penandatanganan MoU dengan 12 mitra kerja dalam bidang bimbingan konseling. “Penandatanganan MoU ini semoga tidak hanya menjadi simbolis danÂ

PERESMIAN PESANTREN DAN PENANDATANGANAN MOU BIMBINGAN KONSELING DI LP PADANGSIDIMPUAN
Padangsidimpuan, INFO_PAS – Lapas Padangsidimpuan kini miliki Pondok Pesantren bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Peresmian pondok pesantren Al Ikhlas di lapas pimpinan MD Sarwono ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara, I Wayan Sukerta, Senin (21/4). Keberadaan Pondok Pesantren Al Ikhlas, diakui oleh Kakanwil merupakan terobosan yang patut diapresiasi dan diikuti oleh UPT Pemasyarakatan lain dalam melakukan pembinaan rohani dan mental bagi WBP. “Pembinaan mental dan rohani sangat diperlukan bagi WBP untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan dalam menjalankan hidup selama di dalam lapas,” ujar Wayan. Selain peresmian pondok pesantren, kesempatan tersebut juga digunakan oleh pihak Lapas Padangsidimpuan untuk melakukan penandatanganan MoU dengan 12 mitra kerja dalam bidang bimbingan konseling. “Penandatanganan MoU ini semoga tidak hanya menjadi simbolis dan lips service yang hanya muncul di permukaan, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam bentuk kegiatan yang kongkrit sehingga hasil yang diperoleh dapat dirasakan manfaatnya dan dapat diimplementasikan para WBP pada saat bebas kelak,” ungkap Wayan. 12 mitra kerja yang menandatangani MoU dengan Lapas Padangsidimpuan adalah Kementerian Agama Padangsidimpuan, Dinas Kesehatan Padangsidimpuan, IAIN Padangsidimpuan, Yayasan Katuko, Akademi Kebidanan Darmais, CV Jasmin, IKADI, Rumah Cerdas Linggoman, Masjid Raya Syekh Islam Maulana, Kata Hati Foundation, Salimah, dan Harian Waspada. Kalapas Padangsidimpuan, MD Sarwono, mengungkapkan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian para mitra kerja terkait program bimbingan konseling di Lapas Padangsidimpuan. “Kami berharap kerjasama ini dapat bersinergis satu dengan yang lainnya dalam mewujudkan program pembinaan yang terintegrasi meskipun dari beberapa bidang yang berbeda,” serunya. Pada kesempatan yang sama, Walikota Padangsidimpuan Andar Amin yang hadir pada peresmian tersebut, menyambut positif peresmian pondok pesantren dan penandatangan MoU Lapas PadangSidimpuan. “Semoga dengan pelaksanaan acara ini dapat merubah cara pandang masyarakat terhadap WBP,” harap Andar. Peresmian Pondok Pesantren Al Ikhlas dan MoU bimbingan konseling Lapas Padangsidimpuan ini dirangkaikan pula dengan pembukaan tiga pos bapas baru oleh Kakanwil Kemenkumham Sumatera Utara (baca: Kemenkumham Sumut Resmikan Tiga Pos Bapas Baru ).  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0