Perketat Penjagaan Rutan

KOTA - Kasus kerusuhan tahanan dan narapidana yang terjadi di lembaga pemasyarakatan (lapas) di beberapa daerah di Indonesia, jadi perhatian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sumenep. Untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa, Rutan Sumenep memperketat pengamanan dan penjagaan kemarin (22/7). Kepala Rutan Sumenep, Moh. Kafi menjelaskan, selama bulan puasa memberlakukan pengamanan ekstra ketat pada para tahanan dan narapidana. Tujuannya, menghindari terjadinya kerusuhan yang berakibat kaburnya tahanan. ”Jauh sebelum datangnya bulan Ramadan kami memberlakukan sistem pengawasan dan pengamanan berlapis,” jelasnya. Dikatakan, pengetatan tersebut terjadi pada saat napi sedang berada di ruang terbuka dan berkumpul. Seperti pada saat melakukan Salat Tarawih, mengikuti pengajian, dan aktivitas lain yang sifatnya bergerombol. Selain melibatkan regu penjaga yang berjumlah sekitar 6 orang pihaknya juga menggunakan staf untuk melakukan pengawasan dan penjagaan. Selain itu ada

Perketat Penjagaan Rutan
KOTA - Kasus kerusuhan tahanan dan narapidana yang terjadi di lembaga pemasyarakatan (lapas) di beberapa daerah di Indonesia, jadi perhatian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sumenep. Untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa, Rutan Sumenep memperketat pengamanan dan penjagaan kemarin (22/7). Kepala Rutan Sumenep, Moh. Kafi menjelaskan, selama bulan puasa memberlakukan pengamanan ekstra ketat pada para tahanan dan narapidana. Tujuannya, menghindari terjadinya kerusuhan yang berakibat kaburnya tahanan. ”Jauh sebelum datangnya bulan Ramadan kami memberlakukan sistem pengawasan dan pengamanan berlapis,” jelasnya. Dikatakan, pengetatan tersebut terjadi pada saat napi sedang berada di ruang terbuka dan berkumpul. Seperti pada saat melakukan Salat Tarawih, mengikuti pengajian, dan aktivitas lain yang sifatnya bergerombol. Selain melibatkan regu penjaga yang berjumlah sekitar 6 orang pihaknya juga menggunakan staf untuk melakukan pengawasan dan penjagaan. Selain itu ada juga petugas piket yang ditugaskan menjaga napi selama 24 jam nonstop. Menurutnya di Rutan Sumenep penjagaan masih terkoordinasi, pasalnya jumlah napi dan tahanan belum melebihi kapasitas ruangan yang tersedia. Menurut Kafi, Rutan Sumenep saat ini dihuni oleh sekitar 109 orang, sedangkan kapasitas ruangan mampu menampung hingga 130 orang. ”Untuk jumlah napi dan tahanan di Rutan Sumenep masih belum melebihi kapasitas,” jelasnya. Ditambahkan, napi atau tahanan yang dikurung di sana kasusnya bermacam-macam. Mulai dari kasus ringan seperti kasus pencurian dan penipuan, hingga kasus berat seperti pembunuhan dan penganiayaan berat seperti kasus narkotika. (radar) Sumber : http://www.maduraterkini.com/berita-sumenep/perketat-penjagaan-rutan.html

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0