Pertama di dunia, Ketahanan Pangan Organik Akan Lahir dari Lapas di Indonesia

Share:

Jakarta, INFO_PAS – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Sri Puguh Budi Utami, mendukung penuh lahirnya konsep ketahanan pangan pertama yang lahir dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas), demikian disampaikan oleh Dirjen PAS perempuan pertama di Indonesia saat bertemu dengan tim penggagas agro technopark pemasyarakatan di kantor pusat Ditjen PAS, Rabu (19/6).

“Ini semua dilakukan untuk menyelesaikan gap antara konsepsi, regulasi, dan implementasi yang belum berjalan maksimal sepenuhnya di lapas dan kami punya semangat besar untuk melakukannya,” ucap Utami.

“Ada sebanyak 180 ribu tenaga kerja produktif yang harus dimaksimalkan di lapas. Jadi para narapidana tidak sekadar menjadi manusia tanpa keahlian, namun harus mampu memenuhi kesatuan kehidupan dan penghidupan sesuai tujuan Pemasyarakatan,” sambungnya.

Ia menyebut bahwa agro technopark berbasis open camp di Lapas Terbuka Ciangir merupakan salah satu langkah untuk mengatasi masalah laten Lapas, yakni overcrowding.

Agro technopark berbasis open camp di Lapas Terbuka Ciangir merupakan implementasi untuk mewujudkam dan mendukung penyelenggaraan revitalisasi pemasyarakatan.

Nantinya Lapas Terbuka Ciangir akan menjadi pilot project Lapas Minimum sesuai amanat Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 35 Tahun 2018.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama Ditjen PAS, Dodot Adikoeswanto, menyebut bahwa melalui teknologi dan informasi bisa menjadikan nilai tambah dan memaksimalkan dari potensi narapidana itu sendiri.

“Konsep besar ini titik tekannya adalah pembinaan dan adanya transfer knowledge sehingga dapat menjadi bekal bagi narapidana setelah keluar dari lapas,” ucap mantan Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Jawa Barat itu.

Pertama di dunia, Ketahanan Pangan Organik Akan Lahir dari Lapas di Indonesia | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya