Peserta ACCFA 2017 Kunjungi Lapas Narkotika Jakarta & TMII

Share:

Jakarta, INFO_PAS – Memasuki hari ke-4 penyelenggaraan The 6ͭ ͪ Asian Conference Correctional Facilities Architect and Planners (ACCFA), Kamis (9/3) seluruh delegasi diajak mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta. Mereka juga berkesempatan melihat lebih dekat kelas rehabilitasi dan klinik, Balai Latihan Kerja, serta blok C Lapas Narkotika Jakarta yang diperuntukan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) rehabilitasi.

Usai meninjau ketiga fasilitas tersebut, delegasi ACCFA dihibur dengan penampilan grup perkusi Lapas Narkotika Jakarta dan tarian WBP Lapas Perempuan Jakarta yang berkolaborasi dengan suara merdu petugas. Bahkan, pihak lapas dengan bangga memperkenalkan kerajinan tangan dan roti buatan WBP yang disajikan kepada seluruh delegasi.

“Terima kasih atas kepercayaan kepada Lapas Narkotika Jakarta untuk menerima kunjungan peserta ACCFA. Ini menjadi kebanggan bagi kami menerima kunjungan orang-orang luar biasa yang melayani pelanggar hukum dengan berlandaskan HAM,” ujar Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Jakarta, R. Andhika Dwi Prasetya.

Menurutnya, para delegasi ACCFA adalah pejuang HAM melalui profesi mereka. “Penjara bisa melayani penghuni dengan baik berkat Anda,” pujinya.

Kepada para tamu yang hadir, Kalapas menjelaskan pihaknya melaksanakan program rehabilitasi dan perawatan WBP, khususnya WBP kasus narkotika. “Kami juga kembangkan pembinaan berbasis ekonomi kreatif,” tambah Andhika.

Pada kesempatan itu, sejumlah delegasi ACCFA diberi kesempatan untuk bertanya lebih dalam tentang Lapas Narkotika Jakarta. Seperti delegasi Bangladesh yang menanyakan siapa saja penghuni di Lapas Narkotika Jakarta dan berapa lama masa hukuman mereka.

“Penghuni Lapas Narkotika Jakarta adalah WBP yang telah diputus inkracht oleh pengadilan dengan masa hukuman antara empat tahun hingga ada yang hukuman mati,” ucap Kalapas menjelaskan.

Sementara itu, delegasi Korea memuji sketch wajah buatan WBP atas dirinya yang ditemui saat berkunjung ke salah satu pojok lapas. Atas pujian itu, Kalapas menjanjikan sketch wajah atas delegasi Korea itu akan diselesaikan oleh WBP bersangkutan agar menjadi kenang-kenangan bagi peserta asal negeri Ginseng tersebut.

Kalapas juga meminta kepada seluruh delegasi ACCFA untuk menuliskan kesan dan pesan mereka selama berada di Lapas Narkotika Jakarta. “Pesan dan kesan tersebut akan menjadi semangat kami dalam melakukan pembinaan di lapas,” lanjut Andika.

Selanjutnya, seluruh delegasi kembali dihibur dengan penampilan WBP Lapas Narkotika Jakarta dan Lapas Perempuan Jakarta. Bahkan para delegasi ikut menari mengikuti irama lagu yang energik sehingga membuat suasana menjadi meriah.

Usai menikmati hidangan, seluruh peserta beranjak ke lokasi selanjutnya, yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Mereka diajak untuk mengunjungi Museum Indonesia dan sejumlah anjungan di TMII, yakni anjungan Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

Peserta ACCFA 2017 Kunjungi Lapas Narkotika Jakarta & TMII | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya