Petugas P2U Amankan Sabu-Sabu

KOTABUMI-Palapa Lampung Satuan Narkoba (Sat-Narkoba) Polres Lampung Utara (Lampura) meminta petugas keamanan rumah tahanan (Rutan) kelas II B Kotabumi, lebih memperketat penjagaan dirutan setempat. Hal tersebut sebagai upaya mencegah terjadinya penyelundupan narkoba yang sempat terjadi di Rutan Kelas II B Kotabumi Pada Jumat (9/5) sekitar pukul 11.00 Wib. “Kita berharap agar pihak rutan lebih memperketat penjagaan agar hal serupa tidak terulang kembali,” demikian diungkap, Kapolres Lampura AKBP Helmy Santika, melalui Kasat Narkona John Kenedi, kepada wartawan Kotabumi kemarin (11/5). John sapaan akrap John Kenedi, mengatakan saat pihaknya masih menyelidiki kasus penyelundupan Narkoba jenis Sabu-sabu yang berasil digagalkan petugas pengamanan pintu utama (P2U) rumah tahanan (Rutan) kelas II B Kotabumi. “kasus ini masih dalam penyelidikan, dan kita sudah mengamankan barang bukti berupa satu paket sedang sabu-sabu,” singkatnya. Diberitakan s
Petugas P2U Amankan Sabu-Sabu

KOTABUMI-Palapa Lampung Satuan Narkoba (Sat-Narkoba) Polres Lampung Utara (Lampura) meminta petugas keamanan rumah tahanan (Rutan) kelas II B Kotabumi, lebih memperketat penjagaan dirutan setempat. Hal tersebut sebagai upaya mencegah terjadinya penyelundupan narkoba yang sempat terjadi di Rutan Kelas II B Kotabumi Pada Jumat (9/5) sekitar pukul 11.00 Wib. “Kita berharap agar pihak rutan lebih memperketat penjagaan agar hal serupa tidak terulang kembali,” demikian diungkap, Kapolres Lampura AKBP Helmy Santika, melalui Kasat Narkona John Kenedi, kepada wartawan Kotabumi kemarin (11/5). John sapaan akrap John Kenedi, mengatakan saat pihaknya masih menyelidiki kasus penyelundupan Narkoba jenis Sabu-sabu yang berasil digagalkan petugas pengamanan pintu utama (P2U) rumah tahanan (Rutan) kelas II B Kotabumi. “kasus ini masih dalam penyelidikan, dan kita sudah mengamankan barang bukti berupa satu paket sedang sabu-sabu,” singkatnya. Diberitakan sebelumnya, Penyelundupan Narkoba jenis sabu berhasil digagalkan petugas pengamanan pintu utama (P2U) rumah tahanan (Rutan) kelas II B Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Jumat (9/5) sekitar pukul 11.00 Wib. Upaya penyelundupan barang terlarang itu dilakukan oleh pembesuk pembesuk yang tidak dikenali dengan cara menitipkan nasi goreng kepada petugas piket untuk narapidana (Napi) diduga berinisial PY kamar 12 (Narkoba). Satu bungkus nasi goreng dari sipembesuk akirnya diambil petugas,kemudian pembesuk itupun bergegas pergi meninggalkan rutan."Karena ada kecurigaan, maka kami ambil dan kami buka nasi goreng itu, setelah diperiksa terdapat satu bungkus paket sedang sabu,"ujar salah satu petugas piket yang tidak menyebutkan namanya, saat ditemui di Rutan Kelas II B Kotabumi Sabtu (10/5). Dijelaskan, setelah mengetahui hal itu pihaknya bersama anggota piket yang lainnya mengantarkan nasi goreng tersebut kepada yang dituju pengantar,"Kami sengaja untuk mengumpan siapa yang memiliki nasi goreng berisikan sabu itu. Setelah kami antar kami tinggalkan pergi, napi yang berada didalam kamar itu berebut memakannya hingga kami bingung siapa yang punya barang itu,"jelasnya seraya mengatakan pihaknya telah menanyakan kepada napi yang berada dikamar tersebut namun tidak ada satu pun yang mengkuinya,"Karena tidak ada yang ngaku terpaksa kami isolasi semua,"tutupnya. Sementara itu, Indralaya selaku Kepala Keamanan Rutan membenarkan, bahwa peristiwa itu berawal ketika ada seorang pembesuk yang mengantarkan makanan, untuk tahanan kamar 6 (Blok narkoba) diduga berinisial ‎PY,"Makanan itu berupa nasi goreng, yang mengantar memaksa menitipkannya kepada anggota agar dapat diberikan kepada napi kamar 6 diduga berinisial PY. Setelah diterima anggota piket, pengantar langsung bergegas meninggalkan rutan,"katanya. Anggota curiga, lanjutnya, memeriksa bungkus nasi goreng tersebut dan menemukan satu paket sedang narkoba jenis sabu didalam nasi goreng,"Napi kamar 6 (Blok Narkoba) yang dituju yakni PY tidak mengakui barang itu, berdasarkan pengakuannya tidak pernah memesan nasi goreng. Tidak percaya begitu saja, anggota melakukan pemeriksaan kepada PY dan menemukan telpon genggam (HP),"urainya, seraya menerangkan hingga saat ini PY sedang dalam isolasi dan barang bukti sabu telah diserahkan kepada pihak Kepolisian satuan narkoba. (defri) Sumber : palapalampung.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0