Terima kasih tidak mengambil konten tanpa izin

Press Release: Tim Kobra Geledah Rutan Bandung

Share:

Bandung – Direktur Keamanan dan Ketertiban, Lilik Sujandi, bersama Tim Kobra yang merupakan Satuan Tugas  (Satgas) Keamanan dan Ketertiban Pusat bersama Satgas Wilayah Jawa Barat, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat, dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bandung menggeledah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandung, Selasa (5/2) sekitar pukul 20.00-23.55 WIB. Penggeledahan dilakukan oleh empat anggota Tim Kobra, 110 anggota Satgas Wilayah Jawa Barat, tujuh angota BNNP Jawa Barat, dan empat anggota BNNK Bandung.

“Penggeledahan yang dilakukan merupakan langkah progresif dan wujud nyata komitmen Pemasyarakatan dalam memberantas narkoba,” ujar Lilik.

Ia juga mengatakan penggeledahan tersebut akan dilakukan secara continue dan massive. “Narapidana dan petugas yang terlibat narkoba atau kedapatan memasukkan barang terlarang ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rutan akan ditindak tegas sebagaimana ketentuan yang berlaku,” tegas Lilik.

Senada dengan Lilik, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Barat, Daniel Y. Katiandahago, mengungkapkan pencegahan dan pemberatasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. “Penggeledahan yang dilakukan adalah wujud nyata sinergi BNN dengan Pemasyarakatan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” tegas Daniel.

Sasaran penggeledahan difokuskan pada lingkungan blok dan kamar hunian blok A, B, D, E, dan F. Dari penggeledahan yang dilakukan ditemukan 89 handphone, 86 charger, 9 baterai handphone, 21 rice cooker, 14 roll kabel, 40 senjata tajam, 13 kipas angin, 12 loud speaker, dan 8 buku tabungan.

Abdul Aris selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Barat menegaskan penggeledahan yang dilakukan adalah upaya untuk membongkar praktik-praktik yang tidak benar di lapas/rutan. “Ini salah satu upaya kami untuk terus in line dengan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh Direktorat jenderal Pemasyarakatan dalam memerangi narkoba,” sambung Abdul.

Sementara itu, Kepala Rutan  Bandung, Heri Kusrita, menuturkan kepemilikan handphone yang digunakan di area rutan merupakan pelanggaran. “Jika narapidana, tahanan, maupun petugas melakukan pelanggaran tersebut akan dilakukan pemeriksaan dan dijatuhi hukuman register F dan straf cell,” tutur Heri.

Saat ini, jumlah penghuni di Rutan Bandung sebanyak 1592 orang dengan kapasitas hunian 1027 orang dengan rincian tahanan berjumlah 773 orang dan narapidana sebanyak 819 orang.

 

Press Release: Tim Kobra Geledah Rutan Bandung | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya