Promosi Objektif dan Profesional melalui Assesment Psikologi

Semarang, INFO PAS – Lapas Semarang menyelenggarakan assesment psikologi bagi pejabat eselon IV di lingkungan Lapas Semarang, Senin (2/12). Kegiatan ini diikuti 11 pejabat eselon IV di Lapas Semarang. Kalapas Semarang, Tedja Sukmana, menyampaikan bahwa assessment ini adalah hal yang biasa dalam era reformasi dan jangan dianggap tabu. “Assessment seperti ini tidak hanya dilakukan terhadap pegawai yang menduduki jabatan saja, namun semua pegawai juga akan menjalaninya,” tutur Tedja. Lanjut menurut Tedja, kedepannya diharapkan Lapas Semarang dapat memiliki bank data mengenai gambaran diri masing-masing petugas untuk mencapai the right man on the right place terkait usulan promosi jabatan. “Penempatan jabatan diharapkan bukan bersifat asal karena faktor kedekatan atau kolusi, tapi lebih kearah profesionalitas dan objektif,” ujar eks Kalapas Cirebon ini. Sementara itu, psikolog Lapas Semarang, Ari Tris Ochtia Sari, menjelaskan bahwa assesment psikologi ini merupakan tahap

Promosi Objektif dan Profesional melalui Assesment Psikologi
Semarang, INFO PAS – Lapas Semarang menyelenggarakan assesment psikologi bagi pejabat eselon IV di lingkungan Lapas Semarang, Senin (2/12). Kegiatan ini diikuti 11 pejabat eselon IV di Lapas Semarang. Kalapas Semarang, Tedja Sukmana, menyampaikan bahwa assessment ini adalah hal yang biasa dalam era reformasi dan jangan dianggap tabu. “Assessment seperti ini tidak hanya dilakukan terhadap pegawai yang menduduki jabatan saja, namun semua pegawai juga akan menjalaninya,” tutur Tedja. Lanjut menurut Tedja, kedepannya diharapkan Lapas Semarang dapat memiliki bank data mengenai gambaran diri masing-masing petugas untuk mencapai the right man on the right place terkait usulan promosi jabatan. “Penempatan jabatan diharapkan bukan bersifat asal karena faktor kedekatan atau kolusi, tapi lebih kearah profesionalitas dan objektif,” ujar eks Kalapas Cirebon ini. Sementara itu, psikolog Lapas Semarang, Ari Tris Ochtia Sari, menjelaskan bahwa assesment psikologi ini merupakan tahap ketiga yang diikuti oleh pejabat eselon IV Lapas Semarang. “Tes ini dilakukan untuk memberikan penilaian secara objektif tentang kepribadian, motivasi, intelektualitas dan kecepatan, ketelitian dan ketahanan dalam bekerja, gaya bekerja, arah kerja, need achievement, dan kecenderungan perilaku individu dalam kelompok dan ketaatan,” ujar Ari yang merupakan salah satu pemenang lomba inovasi dan kreativitas pada Hari Dharma Karyadhika tahun 2013. Sebelumnya tahap pertama assesment psikologi telah dilakukan pada 10 Oktober 2012 yang diikuti oleh 137 petugas, dimana pada saat itu Lapas Semarang bekerjasama dengan Fakultas Psikologi UNDIP Semarang. Adapun tes tahap kedua dilakukan secara mandiri oleh tim psikolog Lapas Semarang dengan jumlah peserta 12 orang dari petugas regu dan staf. Salah satu peserta assesment Riyanto merasakan manfaat dari kegiatan ini. “Melalui tes ini kami dapat mengetahui gambaran diri, baik kelebihan atau kekurangannya, potensi yang dimiliki dan tingkat intelektualitas sehingga kedepan bisa bekerja lebih optimal,” ungkap Riyanto.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0