Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Ditjen PAS Rapat Koordinasi Bersama BNN

Share:

Jakarta, INFO_PAS – Direktorat Keamanan dan Ketertiban Ditjen Pemasyarakatan dan Badan Narkotika Nasional melakukan rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan interdiksi terpadu B12 dalam rangka memutus mata rantai peredaran narkoba di indonesia, rabu (28/12) di Kantor BNN Jl. MT. Haryono No. 11 Jakarta Timur.

Kasubdit Kepatuhan Internal dan Evaluasi Samsul Hidayat yang mewakili Direktur Keamanan dan Tata Tertib Ditjen PAS menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung pemberantasan narkoba didalam Lapas serta memutus mata rantai maka diharapkan setiap tahanan / narapidana yang dipindahkan kedalam Lapas/Rutan disertai data kejahatan yang bersangkutan agar tidak salah dalam penempatan dan pembinaan yang bersangkutan.

“Kami berharap kepada pihak BNN agar menyertakan data dan informasi apabila mengirimkan napi/tahanan ke Lapas/Rutan, agar tidak salah dalam treatment terhadap yang bersangkutan,” ujar mantan Karutan Salemba tersebut.

Samsul juga menyampaikan bahwa keterbatasan peralatan yang dimiliki oleh Lapas/Rutan tidak menyurutkan semangat kami untuk membantu pemberantasan narkoba, tindakan tegas telah kami jatuhkan sampai ke pemecatan bagi oknum petugas yang terlibat.

Kabag Humas BNN Slamet Pribadi mengatakan berbagai upaya telah dilakukan oleh BNN untuk melakukan rehabilitasi terhadap penyalahguna narkotika baik dibalai rehabilitasi maupun di lembaga pemasyarakatan.

“Kami telah membangun balai rehabilitasi di Lido Jabar, Baddoko Sulsel, Tanah Merah Kaltim, Loka Batam dan pada tahun ini akan dibangun di Loka Kalianda Lampung dan Deli Serdang Sumut,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh Kemenkopolhukan, Mabes TNI, Bareskrim Polri, Kemenkeu, Kemenhum, Badan POM, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Bakamla, Badan Informasi Geospasial, Kementerian Pertanian.

 

Penulis: Syarpani

Putus Mata Rantai Peredaran Narkoba, Ditjen PAS Rapat Koordinasi Bersama BNN | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya